Dua Ilmuwan China Terlibat Bio-Smuggling, Universitas Michigan Jadi Sorotan
Jum'at, 18 Juli 2025 - 13:29 WIB
loading...
A
A
A
“Sikap Lin yang terkesan acuh terhadap kekhawatiran keamanan nasional dari pemberi dana terbesar riset tahunan UM—yaitu pembayar pajak Amerika—sangat mengganggu,” tulis pejabat Departemen Pendidikan.
Berdasarkan hukum federal, universitas di AS wajib melaporkan semua hadiah dan kontrak dari pihak asing yang nilainya mencapai USD250.000 atau lebih. Ketentuan ini sebelumnya jarang ditegakkan hingga masa jabatan pertama Presiden Trump, ketika Departemen Pendidikan membuka belasan penyelidikan atas dugaan pelaporan yang tidak sesuai.
Meski sebagian besar kasus ditutup pada era pemerintahan Presiden Joe Biden, penyelidikan mulai digiatkan kembali dalam beberapa waktu terakhir.
Banyak universitas di AS mengakui perlunya peningkatan keamanan riset, namun juga mengingatkan agar tidak memperlakukan para ilmuwan China dengan curiga atau permusuhan, mengingat hanya sebagian kecil yang benar-benar terlibat dalam spionase.
Tahun lalu, laporan dari Partai Republik di DPR AS menemukan bahwa ratusan juta dolar dana federal justru mendukung riset yang pada akhirnya berkontribusi pada kemajuan China di bidang kecerdasan buatan, teknologi semikonduktor, hingga senjata nuklir.
China merupakan negara asal terbesar kedua untuk mahasiswa asing di AS, setelah India. Pada tahun akademik 2023–2024, lebih dari 270.000 mahasiswa internasional berasal dari China, setara seperempat dari total mahasiswa asing di Amerika Serikat.
Mahasiswa China di AS
Berdasarkan hukum federal, universitas di AS wajib melaporkan semua hadiah dan kontrak dari pihak asing yang nilainya mencapai USD250.000 atau lebih. Ketentuan ini sebelumnya jarang ditegakkan hingga masa jabatan pertama Presiden Trump, ketika Departemen Pendidikan membuka belasan penyelidikan atas dugaan pelaporan yang tidak sesuai.
Meski sebagian besar kasus ditutup pada era pemerintahan Presiden Joe Biden, penyelidikan mulai digiatkan kembali dalam beberapa waktu terakhir.
Banyak universitas di AS mengakui perlunya peningkatan keamanan riset, namun juga mengingatkan agar tidak memperlakukan para ilmuwan China dengan curiga atau permusuhan, mengingat hanya sebagian kecil yang benar-benar terlibat dalam spionase.
Tahun lalu, laporan dari Partai Republik di DPR AS menemukan bahwa ratusan juta dolar dana federal justru mendukung riset yang pada akhirnya berkontribusi pada kemajuan China di bidang kecerdasan buatan, teknologi semikonduktor, hingga senjata nuklir.
China merupakan negara asal terbesar kedua untuk mahasiswa asing di AS, setelah India. Pada tahun akademik 2023–2024, lebih dari 270.000 mahasiswa internasional berasal dari China, setara seperempat dari total mahasiswa asing di Amerika Serikat.
(mas)
Lihat Juga :