Media AS: Serangan Amerika Hanya Hancurkan 1 dari 3 Situs Nuklir Iran

Jum'at, 18 Juli 2025 - 11:40 WIB
loading...
A A A
Israel tidak mengesampingkan kemungkinan serangan lebih lanjut terhadap dua lokasi yang kerusakannya lebih ringan. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepada Fox News pekan lalu bahwa "ini belum berakhir".

Iran adalah satu-satunya negara non-nuklir yang memperkaya uranium hingga 60% U-235, tingkat yang menimbulkan kekhawatiran serius, menurut Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Mariano Grossi.

IAEA secara konsisten menyatakan bahwa tidak ada penggunaan uranium yang diperkaya hingga tingkat ini untuk tujuan sipil yang kredibel, yang merupakan langkah teknis singkat dari bahan fisil 90% tingkat senjata.

Iran selalu menyatakan bahwa program nuklirnya murni untuk tujuan sipil dan damai.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan serangan terhadap situs nuklir Fordow menyebabkan kerusakan parah.

Seorang mantan pejabat tinggi nuklir PBB mengatakan kepada podcast Eye for Iran bahwa Iran yang memiliki senjata nuklir masih mungkin terjadi meskipun ada serangan AS dan Israel terhadap situs-situs nuklir utama karena keberadaan uranium Teheran yang hampir setara dengan senjata nuklir masih belum diketahui.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved