Suriah Berlakukan Jam Malam di Wilayah yang Dikuasai Suku Druze

Rabu, 16 Juli 2025 - 22:10 WIB
loading...
Suriah Berlakukan Jam...
Suriah berlakukan jam malam di wilayah yang dikuasai suku Druze. Foto/X/@LeoKearse
A A A
DAMASKUS - Suriah pada hari Rabu meminta warga Suwayda untuk mematuhi jam malam yang diberlakukan sejak Selasa, menyusul serangan baru oleh "kelompok penjahat" terhadap tentara dan pasukan keamanan dalam negeri, yang melanggar kesepakatan gencatan senjata yang dicapai di kota tersebut.

"Setelah kesepakatan gencatan senjata dicapai dengan para tokoh dan tetua kota Suwayda pada hari Senin, kelompok-kelompok pelanggar hukum kembali menyerang tentara dan pasukan keamanan internal di dalam kota. Kami sebelumnya telah menegaskan hak tentara untuk merespons sumber tembakan," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan, yang dilaporkan oleh kantor berita pemerintah Suriah, SANA.

"Tentara terus merespons sumber tembakan di dalam kota Suwayda, sambil mematuhi aturan main untuk melindungi warga sipil, mencegah bahaya, dan memastikan kepulangan yang aman bagi mereka yang meninggalkan kota ke rumah mereka," tambah kementerian tersebut.

Baca Juga: 3 Alasan Israel Akan Menjadikan Suriah seperti Lebanon

Kementerian merekomendasikan agar "warga di dalam kota tetap di rumah dan melaporkan kelompok pelanggar hukum yang tersisa."

Pada hari Senin, Menteri Pertahanan Suriah Murhaf Abu Qasra mengumumkan kesepakatan gencatan senjata penuh di Suwayda, sementara tentara dan pasukan keamanan memasuki pusat kota untuk mengambil alih kendali. Otoritas Suriah memberlakukan jam malam "sampai pemberitahuan lebih lanjut untuk melindungi nyawa."

Namun, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam bahwa bentrokan masih berlangsung di beberapa permukiman di kota Suwayda, di tengah upaya intensif yang dikoordinasikan dengan para pemimpin masyarakat untuk mendapatkan kembali kendali penuh dan memulihkan keamanan.

Pada hari Senin, lebih dari 30 orang tewas dan hampir 100 lainnya terluka dalam bentrokan antara pejuang suku Badui bersenjata dan milisi Druze di Suwayda.

Bashar al-Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia pada bulan Desember, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak tahun 1963.

Pemerintahan transisi yang dipimpin oleh Presiden Ahmad al-Sharaa dibentuk di Suriah pada bulan Januari.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved