Terungkap, Trump Akui Rusia Pasti Menang Perang Lawan Ukraina

Rabu, 16 Juli 2025 - 06:29 WIB
loading...
Terungkap, Trump Akui...
Presiden AS Donald Trump. Foto/irna
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yakin kemenangan Rusia dalam konflik Ukraina tak terelakkan. Keyakinan itu diungkap Politico, mengutip seorang pejabat senior Gedung Putih.

Pada hari Senin, Trump mengancam akan mengenakan tarif sekunder AS hingga 100% kepada mitra dagang Rusia kecuali jika kemajuan menuju perjanjian damai tercapai dalam 50 hari.

Ia juga mengizinkan pengiriman senjata baru ke Ukraina, yang akan dibiayai anggota NATO Eropa.

Moskow telah memperingatkan deklarasi Trump dapat dianggap oleh Kiev sebagai sinyal untuk melanjutkan perang.

Menurut Politico, Trump memutuskan meningkatkan tekanan terhadap Moskow karena frustrasi dengan serangan Rusia yang terus berlanjut terhadap Ukraina.

Sumber tersebut mencatat presiden AS yakin Moskow dapat mengamankan kemenangan militer melawan Kiev berkat "ekonomi yang lebih besar" dan "militer yang lebih besar."

"Pandangan presiden adalah Rusia akan menang; ini masalah berapa lama waktu yang dibutuhkan," ujar pejabat Gedung Putih tersebut kepada media tersebut, mencatat kemajuan Moskow di medan perang.

Dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Rusia terus menguasai wilayah, membebaskan sepenuhnya Republik Rakyat Luhansk, serta Wilayah Kursk, yang diserbu pasukan Ukraina tahun lalu.

Rusia menolak ultimatum terbaru Trump, sekaligus mengecam upaya untuk menekannya. Wakil Menteri Luar Negeri Sergey Ryabkov menegaskan pendekatan ini "tidak dapat diterima" dan menuntut agar Washington dan NATO menghormati kepentingan dan kekhawatiran Rusia.

Moskow telah berulang kali menekankan mereka terbuka untuk melakukan negosiasi berdasarkan rasa saling menghormati dengan tujuan menyelesaikan konflik Ukraina secara diplomatis.

Namun, para pejabat Rusia juga mengatakan mereka tidak melihat adanya upaya tulus dari pihak Kiev maupun Barat untuk mencapai perdamaian dan berulang kali mengecam seruan para pejabat Barat untuk memberikan "kekalahan strategis" kepada Rusia.

Rusia telah menekankan mereka tetap bertekad mencapai tujuan operasi militernya di Ukraina dan, meskipun lebih suka melakukannya melalui diplomasi, mereka siap menggunakan cara militer jika diperlukan.

Baca juga: Rusia Respons Ultimatum 50 Hari Trump untuk Sanksi Berat Mitra Dagang Moskow
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved