Siapa Ezzedin Al-Haddad? Pemimpin Baru Hamas yang Dijuluki Hantu Al Qassam

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:14 WIB
loading...
A A A
Dengan hadiah Israel sebesar USD750.000 untuk kepalanya dan lolos dari setidaknya enam upaya pembunuhan sejak 2008, Al-Haddad adalah salah satu target prioritas tinggi Israel.

3. Dalang Serangan 7 Oktober

Profil Al-Haddad di Hamas semakin meningkat setelah peran utamanya dalam merencanakan dan melaksanakan serangan 7 Oktober yang disebut oleh Palestina sebagai Operasi Banjir Al-Aqsa.

Sehari sebelum operasi, ia mengadakan pertemuan rahasia dengan para komandan batalion. Ia membagikan perintah tertulis, yang menekankan penculikan tentara Israel dan dokumentasi langsung serangan tersebut. Hamas menculik 251 warga Israel pada 7 Oktober 2023.

Tuntutan Israel agar Hamas membebaskan para sandera tersebut – sekitar 20 di antaranya dilaporkan masih hidup dalam tahanan – sekaligus untuk mengamankan penghentian perang Tel Aviv di Gaza merupakan inti dari negosiasi yang sedang berlangsung.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera pada Januari 2025, Al-Haddad mengklaim Hamas melancarkan serangan 7 Oktober setelah mengungkap rencana Israel untuk serangan besar-besaran di Gaza, yang diduga diakses melalui pelanggaran server Unit 8200, badan intelijen Israel yang setara dengan Badan Keamanan Nasional AS.

Namun, penulis dan analis politik Palestina, Kamel Hawwash, memperingatkan agar tidak menyalahkan satu pemimpin Hamas atas serangan 7 Oktober tersebut.

"Dia bagian dari Hamas. Jangan lupa bahwa ini adalah kerja sama tim. Bukan hasil kerja individu," ujarnya kepada TRT World.

Saat Al-Haddad mengambil alih peran utama di Hamas dua bulan lalu, kelompok tersebut telah menderita banyak kerugian di Gaza, di mana Israel mengklaim telah menewaskan 20.000 dari sekitar 35.000 pejuangnya sebelum perang.

Meskipun demikian, Hamas tetap menjadi kekuatan perlawanan dominan di Gaza, dengan Al-Haddad memegang hak veto atas negosiasi gencatan senjata.

4. Mahir Berbahasa Ibrani

Putra sulung Al-Haddad, Suhaib, dan cucunya tewas dalam serangan udara pada 17 Januari 2025, disusul dengan tewasnya putra keduanya pada bulan April.

Seorang mantan sandera Israel, yang bertemu Al-Haddad lima kali selama masa penahanannya, menggambarkan pemimpin berbahasa Ibrani itu sebagai sosok yang tenang, bahkan memerintahkan pengembalian sebuah buku yang ditinggalkan seorang sandera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved