Apakah Pilot Air India Sengaja Menjatuhkan Pesawat?
Minggu, 13 Juli 2025 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Kapten Ranganathan, merujuk pada CVR dan konfigurasi pesawat, mencatat bahwa pilot yang terbang (Perwira Pertama Clive Kunder) kemungkinan besar meletakkan kedua tangannya di kolom kendali saat lepas landas, sehingga sangat kecil kemungkinannya ia mengoperasikan sakelar bahan bakar.
"Pilot pemantau (Kapten Sumeet Sabharwal) seharusnya bebas. Itu poin krusial," ujarnya. "Sakelar pemutus bahan bakar tidak sensitif terhadap sentuhan. Anda harus sengaja menarik dan memindahkannya. Aktivasi yang tidak disengaja hampir mustahil."
Baca Juga: Siapa Sumeet Sabharwal dan Clive Kunder? Pilot dan Kopilot Air India yang Mengalami Kecelakaan
Buletin tersebut menyusul laporan dari operator Boeing 737 bahwa beberapa sakelar kontrol bahan bakar telah dipasang dengan fitur penguncinya dinonaktifkan. Meskipun masalah ini telah dicatat, FAA tidak mengklasifikasikannya sebagai ancaman keselamatan, dan tidak ada Arahan Kelaikan Udara (AD) yang dikeluarkan.
Desain sakelar bahan bakar yang sama, termasuk mekanisme pengunciannya, digunakan di beberapa model Boeing — termasuk nomor komponen 4TL837-3D, yang dipasang pada Boeing 787-8 (VT-ANB) milik Air India.
Menurut Air India, inspeksi yang direkomendasikan tidak dilakukan karena SAIB bersifat anjuran dan tidak wajib. Catatan perawatan menunjukkan bahwa modul kontrol katup gas pada VT-ANB telah diganti pada tahun 2019 dan 2023, tetapi penggantian tersebut tidak terkait dengan masalah sakelar kontrol bahan bakar.
Tidak ada kerusakan terkait sakelar kontrol bahan bakar yang dilaporkan sejak tahun 2023.
"Pilot pemantau (Kapten Sumeet Sabharwal) seharusnya bebas. Itu poin krusial," ujarnya. "Sakelar pemutus bahan bakar tidak sensitif terhadap sentuhan. Anda harus sengaja menarik dan memindahkannya. Aktivasi yang tidak disengaja hampir mustahil."
Baca Juga: Siapa Sumeet Sabharwal dan Clive Kunder? Pilot dan Kopilot Air India yang Mengalami Kecelakaan
2. Imbauan FAA tentang Penguncian Sakelar Bahan Bakar
Melansir Gulf News, pada 17 Desember 2018, Badan Penerbangan Federal (FAA) menerbitkan Buletin Informasi Kelaikan Udara Khusus (SAIB) No. NM-18-33, yang memperingatkan potensi masalah pada mekanisme penguncian sakelar kontrol bahan bakar pada pesawat Boeing.Buletin tersebut menyusul laporan dari operator Boeing 737 bahwa beberapa sakelar kontrol bahan bakar telah dipasang dengan fitur penguncinya dinonaktifkan. Meskipun masalah ini telah dicatat, FAA tidak mengklasifikasikannya sebagai ancaman keselamatan, dan tidak ada Arahan Kelaikan Udara (AD) yang dikeluarkan.
Desain sakelar bahan bakar yang sama, termasuk mekanisme pengunciannya, digunakan di beberapa model Boeing — termasuk nomor komponen 4TL837-3D, yang dipasang pada Boeing 787-8 (VT-ANB) milik Air India.
Menurut Air India, inspeksi yang direkomendasikan tidak dilakukan karena SAIB bersifat anjuran dan tidak wajib. Catatan perawatan menunjukkan bahwa modul kontrol katup gas pada VT-ANB telah diganti pada tahun 2019 dan 2023, tetapi penggantian tersebut tidak terkait dengan masalah sakelar kontrol bahan bakar.
Tidak ada kerusakan terkait sakelar kontrol bahan bakar yang dilaporkan sejak tahun 2023.
3. Riwayat Medis, Peringatan yang Terlewat?
Pertanyaan tentang pengawasan kesehatan mental dalam penerbangan India, mengutip laporan dari pilot Air India yang masih bertugas bahwa salah satu awak kokpit memiliki kondisi medis yang diketahui dan telah menjalani cuti medis yang diperpanjang sebelum kecelakaan.Lihat Juga :