Jenderal Jerman Janjikan Rudal Jarak Jauh untuk Ukraina Tiba Bulan Ini, Rusia Terancam

Minggu, 13 Juli 2025 - 08:33 WIB
loading...
A A A
"Di udara, situasi telah memburuk dalam beberapa minggu terakhir," ujarnya, merujuk pada suatu malam ketika Kyiv diserang yang melibatkan lebih dari 700 pesawat nirawak dan puluhan rudal Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa mereka hanya menyerang fasilitas yang berkaitan dengan militer dan tidak pernah menargetkan warga sipil.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan dukungannya kepada Ukraina pada akhir Mei untuk mengembangkan senjata jarak jauh sendiri. Dia mengatakan bahwa meskipun Kyiv akan menerima dukungan finansial dari Jerman untuk pengadaan sistem ini, Kyiv tidak akan menghadapi pembatasan dalam penggunaannya.

Rusia telah memperingatkan tentang bantuan militer Barat ke Ukraina, dengan mengatakan bahwa hal itu hanya akan memperpanjang konflik tanpa mengubah hasilnya.

Menanggapi pengumuman Merz, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menuduh Jerman "bersaing dengan Prancis dalam hal supremasi untuk memicu perang", dan memperingatkan bahwa langkah-langkah ini menghambat upaya perdamaian. Dia menambahkan bahwa memasok rudal Taurus ke Ukraina akan membawa "eskalasi yang tak terelakkan".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
Jerman Kehabisan Senjata...
Jerman Kehabisan Senjata untuk Dipasok ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved