Iran Sukses Hancurkan Kubah Komunikasi Pangkalan AS di Qatar, Berikut 4 Faktanya

Minggu, 13 Juli 2025 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Ini Penyebab Utama Kecelakaan Pesawat Air India

2. Peralatan Senilai Jutaan Dolar Hancur

Sayap Ekspedisi Udara ke-379 Angkatan Udara AS, yang beroperasi di pangkalan tersebut, mengumumkan pada tahun 2016 pemasangan peralatan senilai USD15 juta, yang dikenal sebagai terminal perusahaan modern. Foto-foto menunjukkan antena parabola di dalam kubah, yang dikenal sebagai radome.

Gambar yang diambil pada tanggal 25 Juni dan setiap hari setelahnya menunjukkan kubah telah hilang, dengan beberapa kerusakan terlihat pada bangunan di dekatnya. Sisa pangkalan tampak sebagian besar tidak tersentuh dalam gambar.

Dalam sebuah pernyataan, Parnell mengatakan serangan rudal tersebut "hanya menimbulkan kerusakan minimal pada peralatan dan struktur di pangkalan."

"Pangkalan Udara Al Udeid tetap beroperasi penuh dan mampu menjalankan misinya, bersama mitra Qatar kami, untuk memberikan keamanan dan stabilitas di kawasan ini," tambahnya.

3. Iran Bangga dengan Kesuksesan Serangan

Saluran berita satelit Iran International yang berbasis di London pertama kali melaporkan kerusakan tersebut, mengutip foto satelit yang diambil oleh penyedia lain.

Trump meremehkan serangan tersebut, sementara Iran membanggakannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved