Pemukim Israel Pukuli Warga Amerika hingga Tewas di Tepi Barat, AS Bilang Tahu

Sabtu, 12 Juli 2025 - 12:23 WIB
loading...
A A A
"Pemerintah AS memiliki kewajiban hukum dan moral untuk menghentikan kekerasan rasis Israel terhadap warga Palestina. Namun, mereka masih mendukung dan mendanainya," ujar kelompok itu.

Departemen Luar Negeri AS tidak menanggapi permintaan Al Jazeera untuk berkomentar tentang pembunuhan Musallet.

Kelompok Palestina Hamas mengutuk pembunuhan Musallet, menyebutnya "barbar", dan menyerukan warga Palestina di seluruh Tepi Barat untuk bangkit dan "menghadapi para pemukim dan serangan teroris mereka".

Israel mengatakan sedang "menyelidiki" apa yang terjadi di Sinjil, mengklaim kekerasan dimulai ketika warga Palestina melemparkan batu ke arah kendaraan Israel.

"Tak lama kemudian, bentrokan kekerasan terjadi di wilayah tersebut antara warga Palestina dan warga sipil Israel, yang meliputi penghancuran properti Palestina, pembakaran, konfrontasi fisik, dan pelemparan batu," ujar militer Israel.

Investigasi Israel seringkali tidak menghasilkan tuntutan atau pertanggungjawaban yang berarti atas pelanggaran yang dilakukan oleh petugas dan pemukim Israel.

Seiring meningkatnya kekerasan oleh pemukim dan militer di Tepi Barat, Israel telah membunuh 57.762 warga Palestina di Gaza dalam kampanye yang oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia digambarkan sebagai genosida.

Baca juga: Media Israel Kritik Militer setelah Video Hamas Ungkap Upaya Penculikan Tentara Zionis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved