3 Kebohongan Donald Trump selama Menjabat Presiden AS Lagi

Jum'at, 11 Juli 2025 - 13:39 WIB
loading...
A A A
♦Analisis:

Janji Trump ini gagal total. Dia tidak hanya gagal menghentikan perang, tapi justru meninggalkan Ukraina dalam posisi limbo—di mana perang berlanjut, tetapi dukungan Barat melemah. Ini memicu kritik keras, bahkan dari kalangan Partai Republik sendiri yang menganggap strategi ini “ambigu dan berbahaya”.

Trump pada Maret lalu mengklarifikasi janjinya ini yang gagal ditepati. Dia mengakui bahwa pernyataan-pernyataannya sebelumnya bersifat sarkastis.

"Ya, saya sedikit sarkastis ketika mengatakan itu. Yang sebenarnya saya maksud adalah saya ingin menyelesaikannya dan, saya pikir, saya pikir saya akan berhasil,” katanya, seperti dikutip AP.

2. Klaim Jadi Presiden Anti-Perang, tapi Justru Bombardir Iran


Trump selama kampanye pemilu 2024 berulang kali menyatakan bahwa dia akan menjadi "presiden anti-perang".

Dia menyerang Presiden AS saat itu, Joe Biden, atas penarikan pasukan dari Afghanistan yang kacau, dan menyebut dirinya sebagai “kandidat presiden perdamaian".

Namun kenyataan di lapangan berkata lain.

♦Faktanya:

•Awal tahun 2025, Kelompok Serang Kapal Induk USS Harry S Truman membombardir Somalia, menjatuhkan total 62,5 ton amunisi, dengan klaim menargetkan kelompok ISIS dan kelompok al-Shabaab afiliasi al-Qaeda.
•Pada Juni 2025, AS menyerang Iran tiga situs nuklir Iran meski sedang berunding atas nasib program nuklir Teheran. AS mengikuti bujukan Israel untuk menyerang Iran.
•Pada April 2025, AS membombardir Yaman secara besar-besaran dengan dalih memerangi kelompok Houthi.

♦Analisis:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved