3 Kebohongan Donald Trump selama Menjabat Presiden AS Lagi

Jum'at, 11 Juli 2025 - 13:39 WIB
loading...
A A A
Serangan demi serangan AS tersebut menimbulkan pertanyaan serius: bagaimana mungkin seorang presiden yang berjanji akan menghindari perang justru meluncurkan konfrontasi militer baru?

Apalagi, serangan ke Iran bukan respons terhadap serangan langsung ke daratan AS, melainkan kebijakan pre-emptive yang bertentangan dengan prinsip anti-perang yang dia suarakan selama bertahun-tahun.

3. AS Tak Akan Lagi Jadi Polisi Dunia


Trump melontarkan kalimat khas: “Saya tak membayar lagi untuk perang di negara lain". Kalimat itu dimunculkan sejak 2016, yang kembali digaungkan pada kampanye pemilu 2024, di mana dia mengeklaim Amerika Serikat tidak lagi akan berperan sebagai “polisi dunia”.

Uang rakyat, katanya, harus dipakai untuk membangun dalam negeri—bukan untuk mendanai perang di luar negeri.

♦Faktanya:

•Meski mengurangi bantuan ke Ukraina, pemerintahan Trump justru meningkatkan anggaran militer untuk kawasan Indo-Pasifik, dalam upaya mengimbangi pengaruh militer China.
•Pengeluaran militer AS di Timur Tengah meningkat seiring konfrontasi dengan Iran.
•Washington juga kembali memperluas operasi militer taktis di Afrika, terutama melawan kelompok milisi di Sahel.

♦Analisis:

Trump masih memakai jargon “America First”, tetapi kenyataannya, AS tetap mengucurkan dana besar untuk operasi militer di luar negeri.

Retorika pemutusan diri dari perang luar negeri tidak konsisten dengan aksi nyata pemerintahannya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Berita Terkini
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved