Wali Kota di Jepang Mundur Gara-gara Ijazahnya Palsu

Jum'at, 11 Juli 2025 - 09:11 WIB
loading...
Wali Kota di Jepang...
Maki Takubo, Wali Kota Ito, Prefektur Shizuoka, Jepang, mengundurkan diri setelah mengakui ijazahnya dari Universitas Toyo ternyata palsu. Foto/Jiji/Japan Times
A A A
TOKYO - Maki Takubo, Wali Kota Ito, Prefektur Shizuoka, Jepang, mengumumkan bahwa dia akan mengundurkan diri. Pengumumannya ini sebagai respons atas skandal ijazah palsu dari Universitas Toyo.

Dalam konferensi pers baru-baru ini, Takubo (55), mengakui bahwa dia sebenarnya telah dikeluarkan dari Universitas Toyo. Padahal, awalnya dia mengeklaim lulus dari kampus tersebut.

Takubo mengatakan dia akan mengizinkan jaksa untuk menyelidiki apa yang dia klaim sebagai ijazah dan buku tahunan Universitas Toyo.

Baca Juga: Jokowi Tak Hadiri Gelar Perkara Ijazah Palsu di Bareskrim, Ada Apa?

Dia menambahkan bahwa dia kemudian akan meninggalkan jabatannya setelah menyerahkan barang-barang tersebut kepada jaksa dalam waktu 10 hingga 14 hari.

"Bahkan jika saya mengatakan bahwa (ijazah) ini asli, ini hanya kata-kata tanpa bukti yang kuat, jadi saya pikir akan lebih baik untuk meminta jaksa untuk menarik kesimpulan," katanya, seperti dikutip Japan Times.

Sebelumnya pada hari Senin lalu, Dewan Kota Ito dengan suara bulat mengadopsi resolusi yang mendesak Takubo untuk mengundurkan diri.

Dewan kota juga memutuskan dengan suara bulat untuk membentuk panitia khusus berdasarkan undang-undang otonomi daerah guna menyelidiki skandal ijazah palsu tersebut.

Takubo, mantan anggota Dewan Kota Ito, pertama kali terpilih sebagai wali kota pada 25 Mei, mengalahkan kandidat petahana.

Pada hari Rabu, dia mengakui bahwa dia sebenarnya tidak lulus dari Universitas Toyo tetapi justru dikeluarkan.

Sebelum pemungutan suara Dewan Kota Ito, seorang anggota dewan mengatakan bahwa Takubo telah mencemooh warga Ito dengan tindakannya.

Resolusi dewan yang menyerukan pengunduran diri Takubo sebenarnya tidak mengikat, tapi sang wali kota pada akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri.

Anggota dewan kota akan menyelidiki apakah Takubo sengaja memalsukan kredensial akademiknya.

Sementara itu, warga Ito juga berencana untuk mengajukan pengaduan pidana yang menuduh Takubo melanggar Undang-Undang Pemilihan Umum dengan menyerahkan dokumen yang berisi informasi palsu tentang latar belakangnya kepada organisasi media sebelum pemilihan wali kota.

Pada konferensi pers, Takubo mengakui bahwa dia telah dikeluarkan dari Universitas Toyo, tetapi juga mengeklaim bahwa dia tidak melanggar Undang-Undang Pemilihan Umum.

Anggota dewan mengkritik tanggapannya sebagai tindakan yang tidak bertanggung jawab dan hanya berusaha menyelamatkan jabatannya.

Tak lama setelah pemilihan wali kota, surat-surat anonim dikirimkan kepada seluruh 19 anggota dewan kota yang mempertanyakan latar belakang pendidikan Takubo.

Pada sidang plenodewan tanggal 25 Juni, seorang anggota yang mendapatkan salinan buku tahunan kelulusan Universitas Toyo mengatakan bahwa nama Takubo tidak ditemukan di dalamnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved