Curi Rahasia Rudal Ukraina, Ayah-Anak China Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Jum'at, 11 Juli 2025 - 07:47 WIB
loading...
A
A
A
Sistem rudal Neptune telah muncul sebagai simbol kemampuan pertahanan dalam negeri Ukraina. Dikembangkan di dalam negeri, sistem ini mendapat perhatian global ketika pasukan Ukraina menggunakannya untuk menghancurkan Moskva, kapal perang kebanggaan Armada Laut Hitam Rusia. Dengan kemampuan penargetan dan anti-kapal yang canggih, rudal tersebut memainkan peran penting dalam pertahanan Kyiv terhadap agresi Rusia yang sedang berlangsung.
Kedua tersangka telah didakwa secara resmi dengan tuduhan spionase berdasarkan Pasal 114 Undang-Undang Pidana Ukraina. Jika terbukti bersalah, mereka menghadapi hukuman penjara hingga 15 tahun dan penyitaan aset mereka, menurut SBU. Proses hukum sedang dilakukan di bawah pengawasan Kejaksaan Kota Kyiv.
Penangkapan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran Ukraina tentang peran Beijing dalam perang tersebut. Meskipun China berusaha menjaga citra netralitasnya di depan publik, Kyiv dalam beberapa bulan terakhir menuduh Beijing membantu upaya militer Rusia.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa mereka masih memverifikasi informasi yang relevan tentang penangkapan pasangan ayah dan anak tersebut.
"Jika warga negara China terlibat, kami akan melindungi hak dan kepentingan sah mereka sesuai dengan hukum," kata juru bicara kementerian tersebut, Mao Ning, dalam konferensi pers.
Kedua tersangka telah didakwa secara resmi dengan tuduhan spionase berdasarkan Pasal 114 Undang-Undang Pidana Ukraina. Jika terbukti bersalah, mereka menghadapi hukuman penjara hingga 15 tahun dan penyitaan aset mereka, menurut SBU. Proses hukum sedang dilakukan di bawah pengawasan Kejaksaan Kota Kyiv.
Penangkapan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran Ukraina tentang peran Beijing dalam perang tersebut. Meskipun China berusaha menjaga citra netralitasnya di depan publik, Kyiv dalam beberapa bulan terakhir menuduh Beijing membantu upaya militer Rusia.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa mereka masih memverifikasi informasi yang relevan tentang penangkapan pasangan ayah dan anak tersebut.
"Jika warga negara China terlibat, kami akan melindungi hak dan kepentingan sah mereka sesuai dengan hukum," kata juru bicara kementerian tersebut, Mao Ning, dalam konferensi pers.
(mas)
Lihat Juga :