Jerman Mampu Bikin Senjata Nuklir, tapi Tak Senang Iran Punya Bom Atom
Jum'at, 11 Juli 2025 - 07:19 WIB
loading...
A
A
A
"Saya berasumsi bahwa serangan beberapa hari terakhir telah melemahkan rezim mullah secara signifikan dan tidak mungkin kembali ke kekuatan sebelumnya, membuat masa depan negara ini tidak pasti," ujar Merz dalam wawancara terpisah dengan Die Welt.
Pernyataan Grossi tentang kemampuan Jerman membuat senjata nuklir sendiri itu muncul di tengah upaya militerisasi yang semakin meluas di antara negara-negara anggota NATO Eropa dan seruan dari para pejabat senior Jerman, termasuk Jens Spahn, ketua blok CDU/SU di Bundestag, yang baru-baru ini berpendapat bahwa senjata nuklir AS yang berbasis di Jerman tidak lagi cukup untuk menangkal dugaan ancaman dari Rusia.
Spahn mendesak Jerman untuk mendapatkan akses ke persenjataan nuklir Inggris atau Prancis atau bergabung dengan sistem penangkalan Eropa yang lebih luas, dengan alasan bahwa ketergantungan pada senjata AS tidak lagi memadai.
Spahn juga mengemukakan gagasan "payung nuklir Eropa yang independen", dengan klaim bahwa payung tersebut hanya akan berfungsi jika Jerman memiliki akses ke pengelolaannya.
Moskow telah berulang kali membantah bahwa mereka menimbulkan ancaman bagi negara-negara anggota NATO Eropa, menuduh para pejabat Barat menggunakan rasa takut untuk membenarkan peningkatan anggaran, serta penurunan standar hidup warga negara mereka.
Pernyataan Grossi tentang kemampuan Jerman membuat senjata nuklir sendiri itu muncul di tengah upaya militerisasi yang semakin meluas di antara negara-negara anggota NATO Eropa dan seruan dari para pejabat senior Jerman, termasuk Jens Spahn, ketua blok CDU/SU di Bundestag, yang baru-baru ini berpendapat bahwa senjata nuklir AS yang berbasis di Jerman tidak lagi cukup untuk menangkal dugaan ancaman dari Rusia.
Spahn mendesak Jerman untuk mendapatkan akses ke persenjataan nuklir Inggris atau Prancis atau bergabung dengan sistem penangkalan Eropa yang lebih luas, dengan alasan bahwa ketergantungan pada senjata AS tidak lagi memadai.
Spahn juga mengemukakan gagasan "payung nuklir Eropa yang independen", dengan klaim bahwa payung tersebut hanya akan berfungsi jika Jerman memiliki akses ke pengelolaannya.
Moskow telah berulang kali membantah bahwa mereka menimbulkan ancaman bagi negara-negara anggota NATO Eropa, menuduh para pejabat Barat menggunakan rasa takut untuk membenarkan peningkatan anggaran, serta penurunan standar hidup warga negara mereka.
(mas)
Lihat Juga :