Terungkap, Rahasia Ibu Kim Jong-un: Putri dari Penyelundup Jepang yang Kabur ke Korut

Kamis, 10 Juli 2025 - 12:21 WIB
loading...
Terungkap, Rahasia Ibu...
Ko Yong-hui (dua dari kiri depan), ibu kandung pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, semasa muda berpose dengan teman-temannya di Jepang. Foto/Yoji Gomi
A A A
TOKYO - Sebuah buku baru yang diterbitkan di Jepang telah mengungkap kehidupan Ko Yong-hui, ibu kandung pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un. Buku tersebut mengungkap latar belakang Ko Yong-hui yang selama ini dirahasiakan rezim Pyongyang.

Terbit bulan lalu, buku berjudul "Ko Yong-hui: The Zainichi Korean Who Became Kim Jong-un’s Mother [Ko Yong-hui: Zainichi Korea yang Menjadi Ibu Kim Jong-un]" ditulis oleh jurnalis dan penulis Yoji Gomi. Buku ini didasarkan pada wawancara dengan kerabat Ko Yong-hui yang masih tinggal di Jepang.

Buku tersebut merinci bagaimana kakek dari pihak ibu Kim Jong-un; Ko Gyon-taek, menjalani kehidupan yang sulit sebagai penyelundup dan harus melarikan diri ke Korea Utara ketika dia hampir ditangkap karena bisnis ilegalnya.

Baca Juga: Korea Utara Gencar Produksi Senjata Kimia, Bakal Digunakan Lebih Dulu sebelum Bom Nuklir

Bagi rezim Korea Utara yang didirikan atas dasar kebencian terhadap Jepang karena penjajahan di Korea dan supremasi dinasti Kim, berita bahwa kakek Kim adalah seorang penyelundup biasa bisa sangat merugikan. Hal ini juga merusak persepsi rezim terhadap zainichi atau warga Korea generasi kedua yang tinggal di Jepang, yang pindah ke Korea Utara sebagai mata-mata.

“Korea Utara telah lama menyebarkan narasi bahwa keluarga Kim sendirian meraih kemerdekaan bagi bangsanya,” ujar Gomi kepada This Week in Asia, Kamis (10/7/2025).

"Namun, mengungkapkan bahwa ibu dari pemimpin Korea [Utara] adalah seorang zainichi Korea–sebuah kelompok yang masih mengalami diskriminasi di Korea Utara hingga saat ini–akan merusak prestise dan legitimasi rezim tersebut," paparnya.

Klan Kim selalu menjunjung tinggi kemurnian "garis keturunan Gunung Paektu", yang dinamai berdasarkan gunung ikonis yang berdiri di perbatasan Korea Utara dengan China dan, menurut legenda, merupakan lokasi kamp gerilya tempat Kim Il-sung, pendiri negara Korea Utara dan kakek (dari pihak ayah) Kim Jong-un, memimpin sekelompok pemberontak melawan pasukan Jepang yang menduduki semenanjung Korea.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Berita Terkini
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Infografis
Mutiara Annisa Baswedan,...
Mutiara Annisa Baswedan, Putri Anies yang Raih Beasiswa LPDP ke Harvard
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved