Israel Akhirnya Akui Situs-situs Militernya Dihantam Rudal Iran
Kamis, 10 Juli 2025 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Israel dan Iran menyetujui gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat (AS) pada 24 Juni, setelah AS mengebom beberapa fasilitas nuklir Iran.
Dalam jamuan makan malam di Gedung Putih bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump dan utusan Timur Tengahnya, Steve Witkoff, mengatakan AS akan mengadakan putaran perundingan baru dengan Iran mengenai kesepakatan nuklir. Dia juga mengatakan AS siap untuk mengebom Iran lagi jika perlu.
"Mereka ingin berdamai, dan saya mendukungnya. Jika tidak, kami siap, bersedia, dan mampu, tetapi saya rasa kami tidak perlu melakukannya," kata Trump kepada para wartawan.
Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengindikasikan bahwa Iran tetap tertarik pada diplomasi tetapi menambahkan, "Kami punya alasan kuat untuk memiliki keraguan tentang dialog lebih lanjut.”
Dalam beberapa hari terakhir, Iran menerima pesan yang mengindikasikan bahwa Amerika Serikat mungkin siap untuk kembali berunding, tulis Araghchi dalam sebuah opini yang diterbitkan di Financial Times.
Sumber diplomatik Prancis mengatakan pada hari Selasa bahwa kekuatan-kekuatan Eropa harus menerapkan kembali sanksi PBB terhadap Iran jika tidak ada kesepakatan nuklir yang menjamin kepentingan keamanan Eropa.
Dalam jamuan makan malam di Gedung Putih bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump dan utusan Timur Tengahnya, Steve Witkoff, mengatakan AS akan mengadakan putaran perundingan baru dengan Iran mengenai kesepakatan nuklir. Dia juga mengatakan AS siap untuk mengebom Iran lagi jika perlu.
"Mereka ingin berdamai, dan saya mendukungnya. Jika tidak, kami siap, bersedia, dan mampu, tetapi saya rasa kami tidak perlu melakukannya," kata Trump kepada para wartawan.
Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengindikasikan bahwa Iran tetap tertarik pada diplomasi tetapi menambahkan, "Kami punya alasan kuat untuk memiliki keraguan tentang dialog lebih lanjut.”
Dalam beberapa hari terakhir, Iran menerima pesan yang mengindikasikan bahwa Amerika Serikat mungkin siap untuk kembali berunding, tulis Araghchi dalam sebuah opini yang diterbitkan di Financial Times.
Sumber diplomatik Prancis mengatakan pada hari Selasa bahwa kekuatan-kekuatan Eropa harus menerapkan kembali sanksi PBB terhadap Iran jika tidak ada kesepakatan nuklir yang menjamin kepentingan keamanan Eropa.
(mas)
Lihat Juga :