Israel Akhirnya Akui Situs-situs Militernya Dihantam Rudal Iran

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:01 WIB
loading...
Israel Akhirnya Akui...
Israel akhirnya mengakui situs-situs militernya dihantam rudal Iran selama perang 12 hari pada bulan lalu. Foto/via NDTV
A A A
TEL AVIV - Rezim Zionis Israel, melalui seorang pejabat militernya, mengonfirmasi bahwa serangan rudal dan drone Iran menghantam beberapa situs militer Israel selama perang 12 hari pada bulan lalu. Ini merupakan pengakuan publik pertama perihal dampak serangan Teheran di negara Yahudi tersebut.

Pejabat tersebut, yang berbicara kepada Reuters dengan syarat anonim sesuai dengan aturan pengarahan militer, mengatakan bahwa "sangat sedikit" situs militer yang terkena serangan dan lokasi-lokasi tersebut tetap berfungsi.

Pejabat tersebut, yang dilansir Kamis (10/7/2025), menolak memberikan rincian lebih lanjut, termasuk mengidentifikasi lokasi militer mana yang terdampak atau seberapa parah kerusakan infrastruktur militer tersebut.

Baca Juga: Terungkap, Rudal-rudal Iran Gempur 5 Situs Militer Israel tapi Ditutup-tutupi

Konfirmasi pejabat militer tersebut muncul setelah The Telegraph melaporkan pada hari Sabtu pekan lalu bahwa lima pangkalan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) diserang dengan total enam rudal balistik Iran selama perang 12 hari.

Laporan tersebut didasarkan pada data radar yang diperoleh dari Oregon State University, yang melacak kerusakan akibat bom di zona perang melalui satelit.

Sensor militer Israel umumnya melarang publikasi lokasi pasti dampak serangan rudal musuh, terutama yang menghantam situs-situs sensitif, karena khawatir hal itu akan membantu musuh-musuh Israel dalam menyempurnakan penargetan mereka.

Iran menembakkan lebih dari 500 rudal balistik dan sekitar 1.100 pesawat nirawak ke Israel selama perang 12 hari, sebagai respons atas agresi besar-besaran Israel terhadap para pemimpin militer, ilmuwan nuklir, situs pengayaan uranium, dan program rudal balistik Iran.

Israel berdalih serangannya diperlukan untuk mencegah Republik Islam Iran mewujudkan rencananya untuk menghancurkan negara Yahudi tersebut.

Secara keseluruhan, selain rudal yang menghantam pangkalan militer Israel, terdapat 36 dampak rudal Iran dan satu serangan pesawat nirawak di daerah berpenduduk di negara Yahudi tersebut.

Gelombang serangan rudal Iran menewaskan 28 orang dan melukai lebih dari 3.000 orang, menurut pejabat kesehatan dan rumah sakit Israel. Selain itu, rentetan serangan itu menyebabkan kerusakan pada 2.305 rumah di 240 bangunan, serta dua universitas dan sebuah rumah sakit, dan menyebabkan lebih dari 13.000 warga Israel mengungsi.

Otoritas Iran mengatakan lebih dari 900 orang tewas dalam serangan Israel, yang juga menargetkan lokasi-lokasi di Teheran, ibu kota negara yang padat penduduk.

Baik komandan militer maupun warga sipil tewas di Iran. Di Israel, 27 dari 28 orang yang tewas adalah warga sipil, dan satu orang adalah seorang tentara yang sedang tidak bertugas di rumah bersama keluarganya.

Israel dan Iran menyetujui gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat (AS) pada 24 Juni, setelah AS mengebom beberapa fasilitas nuklir Iran.

Dalam jamuan makan malam di Gedung Putih bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump dan utusan Timur Tengahnya, Steve Witkoff, mengatakan AS akan mengadakan putaran perundingan baru dengan Iran mengenai kesepakatan nuklir. Dia juga mengatakan AS siap untuk mengebom Iran lagi jika perlu.

"Mereka ingin berdamai, dan saya mendukungnya. Jika tidak, kami siap, bersedia, dan mampu, tetapi saya rasa kami tidak perlu melakukannya," kata Trump kepada para wartawan.

Pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengindikasikan bahwa Iran tetap tertarik pada diplomasi tetapi menambahkan, "Kami punya alasan kuat untuk memiliki keraguan tentang dialog lebih lanjut.”

Dalam beberapa hari terakhir, Iran menerima pesan yang mengindikasikan bahwa Amerika Serikat mungkin siap untuk kembali berunding, tulis Araghchi dalam sebuah opini yang diterbitkan di Financial Times.

Sumber diplomatik Prancis mengatakan pada hari Selasa bahwa kekuatan-kekuatan Eropa harus menerapkan kembali sanksi PBB terhadap Iran jika tidak ada kesepakatan nuklir yang menjamin kepentingan keamanan Eropa.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved