Imam Masjid Belanda Diskors setelah Bertemu Presiden Israel di Yerusalem
Rabu, 09 Juli 2025 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Kelompok tersebut juga akan mengunjungi keluarga Badui Palestina yang ditawan di Gaza, serta anggota komunitas Druze Suriah di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, yang keluarganya tewas diduga akibat tembakan roket Hizbullah.
“Kita semua adalah keturunan Abraham, dan saya percaya kemajuan bersejarah di wilayah kita adalah kemajuan dialog – antara Muslim dan Yahudi, serta antara Yahudi dan Muslim,” ujar Herzog kepada rombongan tersebut di Yerusalem pada hari Senin.
Herzog dikritik secara luas pada Oktober 2023 karena berpidato dengan pernyataan, "Seluruh bangsa di luar sanalah yang bertanggung jawab. Retorika tentang warga sipil yang tidak sadar, tidak terlibat—itu tidak benar. Mereka seharusnya bisa bangkit, melawan rezim jahat itu."
Pidato tersebut dianggap meminta pertanggungjawaban kolektif warga sipil di Gaza atas tindakan Hamas.
Komentar tersebut dikutip oleh Afrika Selatan dalam kasusnya pada Januari tahun lalu di Mahkamah Internasional yang menuduh Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina.
Dipimpin Seorang Imam Prancis yang Kontroversial
Delegasi Muslim Eropa tersebut terdiri dari tokoh-tokoh dari Italia, Belgia, Belanda, Inggris, dan Prancis.
Aksi ini dipimpin Hassen Chalghoumi, seorang imam Prancis yang kontroversial.
“Apa yang telah kita saksikan sejak 7 Oktober bukan sekadar konflik antara Israel dan Hamas, atau antara Israel dan Hizbullah - yang disebut ‘Partai Setan’,” ujar Chalghoumi kepada Herzog.
“Kita semua adalah keturunan Abraham, dan saya percaya kemajuan bersejarah di wilayah kita adalah kemajuan dialog – antara Muslim dan Yahudi, serta antara Yahudi dan Muslim,” ujar Herzog kepada rombongan tersebut di Yerusalem pada hari Senin.
Herzog dikritik secara luas pada Oktober 2023 karena berpidato dengan pernyataan, "Seluruh bangsa di luar sanalah yang bertanggung jawab. Retorika tentang warga sipil yang tidak sadar, tidak terlibat—itu tidak benar. Mereka seharusnya bisa bangkit, melawan rezim jahat itu."
Pidato tersebut dianggap meminta pertanggungjawaban kolektif warga sipil di Gaza atas tindakan Hamas.
Komentar tersebut dikutip oleh Afrika Selatan dalam kasusnya pada Januari tahun lalu di Mahkamah Internasional yang menuduh Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina.
Dipimpin Seorang Imam Prancis yang Kontroversial
Delegasi Muslim Eropa tersebut terdiri dari tokoh-tokoh dari Italia, Belgia, Belanda, Inggris, dan Prancis.Aksi ini dipimpin Hassen Chalghoumi, seorang imam Prancis yang kontroversial.
“Apa yang telah kita saksikan sejak 7 Oktober bukan sekadar konflik antara Israel dan Hamas, atau antara Israel dan Hizbullah - yang disebut ‘Partai Setan’,” ujar Chalghoumi kepada Herzog.
Lihat Juga :