Tragedi Banjir Bandang Texas Tewaskan 104 Orang, Trump Menyebutnya 'Bencana 100 Tahun'

Selasa, 08 Juli 2025 - 10:17 WIB
loading...
Tragedi Banjir Bandang...
Tragedi banjir bandang di Texas, AS, telah menewaskan 104 orang. Presiden Donald Trump menggambarkannya sebagai bencana 100 tahun. Foto/Carter Johnston via New York Times
A A A
KERR COUNTY - Jumlah korban tewas dalam tragedi banjir bandang di Texas, Amerika Serikat (AS), telah bertambah menjadi 104 orang. Tim penyelamat masih melanjutkan pencarian terhadap orang-orang yang tersapu oleh derasnya air.

Di antara korban tewas terdapat sedikitnya 27 anak perempuan dan konselor yang menginap di perkemahan musim panas remaja di dekat sungai saat bencana melanda pada akhir pekan liburan Empat Juli.

Badan peramal cuaca telah memperingatkan akan lebih banyak banjir saat hujan turun di tanah yang tergenang, sehingga mempersulit upaya pemulihan yang melibatkan helikopter, perahu, dan anjing pelacak, karena jumlah korban diperkirakan masih akan meningkat.

Baca Juga: 6 Fakta Camp Mystic yang Diterjang Banjir Bandang dan Menewaskan 82 Gadis

Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump berencana untuk mengunjungi Texas pada hari Jumat. Gedung Putih mengecam para kritikus yang mengeklaim pemotongan dana untuk badan cuaca telah melemahkan sistem peringatan bencana.

"Menyalahkan Presiden Trump atas banjir ini adalah kebohongan yang bejat, dan tidak ada gunanya selama masa berkabung nasional ini," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada wartawan pada hari Senin.

Dia mengatakan Badan Cuaca Nasional, yang menurut The New York Times, Selasa (8/7/2025), memiliki beberapa peran penting di Texas yang belum terisi sebelum banjir, mengeluarkan "prakiraan dan peringatan yang tepat waktu dan akurat."

Trump menggambarkan banjir bandang yang melanda sejak Jumat lalu sebagai "bencana 100 tahun" yang tidak diharapkan oleh siapa pun.

Trump, yang sebelumnya mengatakan bantuan bencana harus ditangani di tingkat negara bagian, telah menandatangani deklarasi bencana besar, mengaktifkan dana federal baru dan membebaskan sumber daya.

Kerr County di Texas bagian tengah merupakan daerah yang paling parah dilanda banjir, dengan 56 orang dewasa dan 28 anak-anak tewas, menurut kantor sheriff setempat. Mereka termasuk 27 orang yang telah tinggal di Camp Mystic, sebuah kamp Kristen khusus perempuan yang menampung sekitar 750 orang ketika banjir melanda.

Perkemahan adalah tradisi yang disukai selama liburan musim panas AS yang panjang, dengan anak-anak sering tinggal di hutan, taman, dan daerah pedesaan lainnya. Senator Texas Ted Cruz menggambarkan mereka sebagai kesempatan untuk mendapatkan "sahabat seumur hidup—dan kemudian tiba-tiba berubah menjadi tragedi."

Dalam pertunjukan kekuatan alam yang mengerikan, air Sungai Guadalupe yang meluap karena hujan mencapai puncak pohon dan atap kabin saat gadis-gadis di kamp tidur.

Selimut, boneka beruang, dan barang-barang lainnya tertutup lumpur. Jendela-jendela pecah, tampaknya karena kekuatan air.

Para relawan membantu mencari puing-puing dari sungai, dengan beberapa di antaranya termotivasi oleh hubungan pribadi dengan para korban.

"Kami membantu orang tua dari dua anak yang hilang," kata Louis Deppe (62) kepada AFP. "Pesan terakhir yang mereka terima adalah 'Kami tersapu', dan telepon pun mati."

Hujan selama berbulan-bulan turun dalam hitungan jam pada Kamis malam hingga Jumat, dan hujan terus turun sejak saat itu.

Banjir Guadalupe melonjak sekitar 26 kaki (delapan meter)—lebih tinggi dari bangunan dua lantai—hanya dalam waktu 45 menit.

Banjir bandang, yang terjadi saat tanah tidak mampu menyerap hujan deras, bukanlah hal yang aneh di wilayah Texas selatan dan tengah ini, yang dikenal dengan sebutan "Lorong Banjir Bandang".

Perubahan iklim yang disebabkan manusia telah membuat peristiwa cuaca ekstrem seperti banjir, kekeringan, dan gelombang panas lebih sering terjadi dan lebih intens dalam beberapa tahun terakhir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Tarif Trump Bikin Harta...
Tarif Trump Bikin Harta Orang Terkaya Dunia Susut Rp3.400 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved