Ini 3 Kota Yaman yang Dibombardir Israel dalam Operasi Bendera Hitam
Senin, 07 Juli 2025 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Salif mungkin tak sefamiliar Hodeidah, tapi nilai strategisnya besar. Data dari Shipping and Port Authority of Yemen menyebutkan bahwa Salif adalah titik transit biji-bijian dan logistik kemanusiaan.
Namun belakangan, intelijen Israel mengeklaim bahwa pelabuhan ini telah dimodifikasi oleh Houthi untuk menerima peralatan militer dari luar negeri.
Dalam serangan hari ini, suara ledakan besar terdengar dari arah pelabuhan, dan laporan awal menyebutkan tiga kapal kargo mengalami kerusakan, kemungkinan salah satunya terkait dengan Iran.
♦Letak: Sekitar 60 km dari Hodeidah
♦Fungsi: Terminal ekspor minyak utama, tempat penyimpanan minyak mentah milik Safer Exploration.
♦Target Serangan: Tangki minyak dan jaringan pipa bawah tanah.
Ras Isa bukan kota besar, tapi merupakan pintu ekspor energi penting. Terminal ini menampung hingga 3 juta barel minyak, dan sangat vital bagi keuangan negara, maupun operasi militer kelompok Houthi.
Israel menargetkan fasilitas ini dengan tujuan memotong jalur logistik energi Houthi dan membakar simbol ketergantungan Yaman pada uang minyak.
Laporan dari Reuters menyebutkan api berkobar selama dua jam di fasilitas ini, dan belum diketahui pasti berapa kerugian yang ditimbulkan. Namun, dampaknya bisa menjalar ke pasar minyak dunia.
Menurut IDF, salah satu target yang diserang di Ras Isa adalah Galaxy Leader, kapal komersial yang disita oleh pasukan Houthi pada November 2023.
IDF mengeklaim bahwa para milisi Houthi telah melengkapi kapal tersebut dengan sistem radar untuk memantau lalu lintas maritim di Laut Merah dan memfasilitasi serangan terhadap kapal komersial.
Pembangkit listrik Ras Kanatib digambarkan oleh IDF sebagai target sah yang berfungsi sebagai pusat pasokan listrik utama untuk operasi militer Houthi. "Ini adalah contoh lain tentang bagaimana rezim Houthi menggunakan infrastruktur sipil," lanjut klaim IDF.
Dalih utama Israel adalah merespons serangan Houthi terhadap kapal sipil dan komersial di Laut Merah, yang dianggap membahayakan keamanan jalur pelayaran global.
Namun belakangan, intelijen Israel mengeklaim bahwa pelabuhan ini telah dimodifikasi oleh Houthi untuk menerima peralatan militer dari luar negeri.
Dalam serangan hari ini, suara ledakan besar terdengar dari arah pelabuhan, dan laporan awal menyebutkan tiga kapal kargo mengalami kerusakan, kemungkinan salah satunya terkait dengan Iran.
3. Ras Isa
♦Letak: Sekitar 60 km dari Hodeidah
♦Fungsi: Terminal ekspor minyak utama, tempat penyimpanan minyak mentah milik Safer Exploration.
♦Target Serangan: Tangki minyak dan jaringan pipa bawah tanah.
Ras Isa bukan kota besar, tapi merupakan pintu ekspor energi penting. Terminal ini menampung hingga 3 juta barel minyak, dan sangat vital bagi keuangan negara, maupun operasi militer kelompok Houthi.
Israel menargetkan fasilitas ini dengan tujuan memotong jalur logistik energi Houthi dan membakar simbol ketergantungan Yaman pada uang minyak.
Laporan dari Reuters menyebutkan api berkobar selama dua jam di fasilitas ini, dan belum diketahui pasti berapa kerugian yang ditimbulkan. Namun, dampaknya bisa menjalar ke pasar minyak dunia.
Menurut IDF, salah satu target yang diserang di Ras Isa adalah Galaxy Leader, kapal komersial yang disita oleh pasukan Houthi pada November 2023.
IDF mengeklaim bahwa para milisi Houthi telah melengkapi kapal tersebut dengan sistem radar untuk memantau lalu lintas maritim di Laut Merah dan memfasilitasi serangan terhadap kapal komersial.
Pembangkit listrik Ras Kanatib digambarkan oleh IDF sebagai target sah yang berfungsi sebagai pusat pasokan listrik utama untuk operasi militer Houthi. "Ini adalah contoh lain tentang bagaimana rezim Houthi menggunakan infrastruktur sipil," lanjut klaim IDF.
Mengapa Israel Menyerang Yaman?
Dalih utama Israel adalah merespons serangan Houthi terhadap kapal sipil dan komersial di Laut Merah, yang dianggap membahayakan keamanan jalur pelayaran global.
Lihat Juga :