Penceramah Ini Ditangkap karena Sebar Video Seks Dirinya dengan 4 Istri dan Wanita Lain
Minggu, 06 Juli 2025 - 13:57 WIB
loading...
Seorang penceramah di Malaysia ditangkap polisi karena menyebarkan video seks dirinya dengan 4 istri dan wanita-wanita lainnya. Foto/Ilustrasi SINDO News
A
A
A
KUALA LUMPUR - Seorang penceramah Muslim Malaysia ditangkap polisi atas tuduhan merekam dan menyebarkan video seks dirinya dengan empat istri. Selain itu, dia juga dituduh menyebarkan video asusila dirinya dengan wanita-wanita lain.
Kasus ini terungkap ketika istri kedua penceramah tersebut melapor ke polisi pada 16 Juni setelah pelapor melihat video intim yang melibatkan dirinya, istri-istri lainnya, dan wanita-wanita yang disebarkan.
Dua pekan setelah laporan itu diterima, polisi menangkap penceramah tersebut dan menyita dua ponsel dan laptop milik tersangka.
Baca Juga: Inilah 5 Negara dengan Klaim Laut China Selatan, China Terluas hingga Hampir 90%
Pada perangkat tersebut, polisi menemukan video-video asusila seperti yang dilaporkan pelapor.
"Penyelidikan mengarahkan kami untuk menangkap tersangka pada 1 Juli," kata Kepala Polisi Distrik Shah Alam Haji Mohd Iqbal Bin Ibrahim dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari New Straits Times, Minggu (6/7/2025).
"Kami juga menyita dua ponsel dan sebuah laptop," lanjut dia.
Kasus ini terungkap ketika istri kedua penceramah tersebut melapor ke polisi pada 16 Juni setelah pelapor melihat video intim yang melibatkan dirinya, istri-istri lainnya, dan wanita-wanita yang disebarkan.
Dua pekan setelah laporan itu diterima, polisi menangkap penceramah tersebut dan menyita dua ponsel dan laptop milik tersangka.
Baca Juga: Inilah 5 Negara dengan Klaim Laut China Selatan, China Terluas hingga Hampir 90%
Pada perangkat tersebut, polisi menemukan video-video asusila seperti yang dilaporkan pelapor.
"Penyelidikan mengarahkan kami untuk menangkap tersangka pada 1 Juli," kata Kepala Polisi Distrik Shah Alam Haji Mohd Iqbal Bin Ibrahim dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari New Straits Times, Minggu (6/7/2025).
"Kami juga menyita dua ponsel dan sebuah laptop," lanjut dia.
Lihat Juga :