China Dituduh Rencanakan Serangan terhadap Wapres Taiwan di Praha

Minggu, 06 Juli 2025 - 12:19 WIB
loading...
China Dituduh Rencanakan...
China dituduh rencanakan serangan terhadap Wakil Presiden Taiwan Hsiao Bi-khim (tengah) saat berkunjung ke Praha, Republik Ceko. Foto/Anadolu
A A A
JAKARTA - Intimidasi China terhadap Taiwan telah memasuki fase baru yang mengkhawatirkan: lebih berani, lebih kompleks, dan lepas dari norma diplomatik internasional. Selama bertahun-tahun, Taiwan telah menghadapi tekanan ekonomi, ancaman militer, isolasi diplomatik, intervensi politik, spionase, dan disinformasi.

“Namun, kini Beijing mulai secara langsung menyasar para pemimpin terpilih Taiwan di luar negeri—sebuah eskalasi yang sangat mencemaskan dalam kampanye permusuhan mereka,” tulis Chen Kuan-ting, legislator Partai Progresif Demokratik (Democratic Progressive Party) dan anggota Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Nasional Taiwan dalam editorial Taipei Times, Minggu (6/7/2025).

Badan intelijen militer Republik Ceko baru-baru ini mengungkap rencana yang terdengar seperti cerita fiksi, namun sangat nyata. Para diplomat dan agen intelijen sipil China di Praha diketahui merencanakan untuk menabrakkan kendaraan ke iring-iringan mobil mantan Wakil Presiden terpilih Taiwan, Hsiao Bi-khim, dan melakukan penyerangan fisik saat kunjungannya ke Ceko pada Maret tahun lalu.

Baca Juga: China Kerahkan 2 Kapal Induk dan Hampir 70 Kapal Perang untuk Intimidasi Taiwan

Pejabat Taiwan secara tepat menyebut rencana ini sebagai bentuk “represi lintas negara".

“Tapi seharusnya kita menyebutnya seperti apa adanya: upaya yang membahayakan nyawa seorang pemimpin yang dipilih secara demokratis,” tulis peneliti di Taiwan-Asia Exchange Foundation, Sana Hashmi, yang menulis editorial bersama Chen.

Meski otoritas Ceko berhasil menggagalkan rencana tersebut, pesannya jelas—Beijing bersedia melanggar batas apa pun demi mengancam dan membungkam kepemimpinan Taiwan. Ini tidak boleh menjadi hal yang dianggap wajar.

"Dalam dunia yang mengeklaim menjunjung tatanan internasional berbasis aturan, rencana tersebut tidak lain adalah serangan politik yang terencana, yang tidak boleh diabaikan atau dinormalisasi atas nama kebijakan Satu China,” sebut Chen dan Sana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Profil Cape Verde, Negara...
Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved