China Dituduh Rencanakan Serangan terhadap Wapres Taiwan di Praha

Minggu, 06 Juli 2025 - 12:19 WIB
loading...
A A A
Pelecehan lintas batas oleh China bukanlah hal baru. Para pejabatnya telah lama menjadi ancaman bagi diplomat dan pelajar Taiwan di luar negeri, serta aktivis Hong Kong—bahkan kerap kali disertai kekerasan.

Pada 2020, diplomat China merusak perayaan Hari Nasional Taiwan di Fiji dan secara fisik menyerang staf Taiwan. Insiden di Praha menjadi titik baru yang melampaui intimidasi—ini adalah kekerasan yang direncanakan. Ini bukan diplomasi; ini pemaksaan oleh negara.

Mengapa ini terjadi sekarang? Karena taktik lama Beijing mulai kehilangan daya. Taiwan semakin tangguh, memperdalam kemitraan di Eropa dan Asia, serta mendapatkan dukungan internasional yang lebih luas. Ketika strategi “membajak diplomatik” tak lagi efektif, China beralih ke metode ekstrem untuk mengintimidasi pemimpin Taiwan dan mencegah negara lain menjalin hubungan dengan Taipei. Strateginya jelas: menjauhkan Taiwan dari panggung internasional dan mengisolasinya dengan segala cara.

Kecaman internasional terhadap rencana penyerangan di Praha datang dengan cepat. Namun sorotan media saja tidak cukup. Tindakan China bukan sekadar masalah Taiwan, melainkan tantangan langsung terhadap norma demokrasi dan tatanan global berbasis aturan. Apa yang terjadi pada Taiwan hari ini bisa saja terjadi pada negara demokratis lainnya besok. Respons kolektif sangat diperlukan.

Baca Juga: China Tak Terima Perang Ukraina Disamakan dengan Masalah Taiwan

Apa yang Bisa Dilakukan?


“Pertama, negara-negara demokratis harus bersuara dalam satu suara. Ini adalah ancaman kekerasan terhadap pemimpin yang dipilih secara sah. Dunia harus mengutuknya secara tegas dan terang-terangan,” papar Chen dan Sana.

Kedua, harus ada akuntabilitas, kata mereka. Pejabat China yang terlibat dalam rencana semacam ini harus menghadapi konsekuensi, termasuk kemungkinan pengusiran diplomatik. Ketika batas dilanggar, harus ada hukuman. Pesan yang jelas harus disampaikan: China tidak kebal terhadap hukum, setidaknya tidak di wilayah negara lain.

Ketiga, lanjut Chen dan Sana, negara-negara demokratis harus memperkuat koordinasi keamanan yang menyangkut Taiwan. Meski Taipei tidak memiliki pengakuan diplomatik formal, Taiwan menjalin hubungan tidak resmi yang luas di seluruh dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved