China Tak Suka kalau Rusia Kalah dalam Perang Ukraina, Ini Penyebabnya

Sabtu, 05 Juli 2025 - 18:40 WIB
loading...
A A A
China telah mengajukan diri sebagai calon pembawa perdamaian, tetapi seperti yang dilaporkan CNN sebelumnya, taruhannya tinggi bagi Beijing, paling tidak berpotensi kehilangan mitra utama di Rusia.

China juga telah menolak tuduhan yang berkembang bahwa mereka memberikan dukungan hampir militer kepada Rusia. Ukraina telah memberikan sanksi kepada beberapa perusahaan China karena menyediakan komponen dan teknologi pesawat nirawak Rusia untuk digunakan dalam produksi rudal.

Setelah serangan yang memecahkan rekor di ibu kota Ukraina, Kyiv, pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, mengunggah gambar yang menurutnya adalah pecahan pesawat nirawak tempur Geran 2 yang diluncurkan oleh Rusia. Satu gambar memperlihatkan bagian dari badan pesawat nirawak yang diduga dibuat di China pada tanggal 20 Juni.

Sybiha menambahkan bahwa pada malam itu "gedung Konsulat Jenderal China di Odesa mengalami kerusakan kecil akibat serangan Rusia di kota tersebut. Tidak ada metafora yang lebih baik untuk menggambarkan bagaimana Putin terus meningkatkan perang dan terornya sambil melibatkan orang lain, termasuk pasukan Korea Utara, senjata Iran, dan beberapa produsen Tiongkok. Keamanan di Eropa, Timur Tengah, dan Indo-Pasifik saling terkait erat."

Tahun ini juga terlihat tuduhan bahwa warga negara China telah berperang dengan Rusia di Ukraina. Beijing membantah terlibat dan mengulangi seruan sebelumnya agar warga negara China “menahan diri dari berpartisipasi dalam tindakan militer pihak mana pun.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved