Inspektur IAEA Tinggalkan Teheran setelah Perang Iran-Israel-AS
Jum'at, 04 Juli 2025 - 21:57 WIB
loading...
A
A
A
Juru bicara Dewan Wali Hadi Tahan Nazif mengatakan, “Keputusan itu telah diambil untuk penghormatan penuh terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial Republik Islam Iran.”
RUU itu sendiri mengatakan, “Penangguhan tersebut akan tetap berlaku hingga kondisi tertentu terpenuhi, termasuk jaminan keamanan fasilitas nuklir dan ilmuwan,” menurut televisi pemerintah Iran.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Tammy Bruce menyebut keputusan Iran menangguhkan kerja sama dengan IAEA “tidak dapat diterima”, mendesak Teheran “untuk mengubah arah dan memilih jalan perdamaian dan kemakmuran.”
“Iran tidak dapat dan tidak akan memiliki senjata nuklir,” tegas dia.
Teheran membantah ingin memproduksi bom nuklir, dan selama bertahun-tahun menegaskan program nuklirnya hanya untuk penggunaan sipil.
Baik Intelijen AS maupun Grossi tidak mengatakan mereka telah menemukan bukti apa pun bahwa Teheran sedang membangun senjata nuklir.
Baca juga: Ambisi Trump untuk Golden Dome Picu Peningkatan 4 Kali Lipat Akuisisi Rudal Patriot
RUU itu sendiri mengatakan, “Penangguhan tersebut akan tetap berlaku hingga kondisi tertentu terpenuhi, termasuk jaminan keamanan fasilitas nuklir dan ilmuwan,” menurut televisi pemerintah Iran.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Tammy Bruce menyebut keputusan Iran menangguhkan kerja sama dengan IAEA “tidak dapat diterima”, mendesak Teheran “untuk mengubah arah dan memilih jalan perdamaian dan kemakmuran.”
“Iran tidak dapat dan tidak akan memiliki senjata nuklir,” tegas dia.
Teheran membantah ingin memproduksi bom nuklir, dan selama bertahun-tahun menegaskan program nuklirnya hanya untuk penggunaan sipil.
Baik Intelijen AS maupun Grossi tidak mengatakan mereka telah menemukan bukti apa pun bahwa Teheran sedang membangun senjata nuklir.
Baca juga: Ambisi Trump untuk Golden Dome Picu Peningkatan 4 Kali Lipat Akuisisi Rudal Patriot
(sya)
Lihat Juga :