Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina Divonis Penjara 6 Bulan

Kamis, 03 Juli 2025 - 18:30 WIB
loading...
Mantan Perdana Menteri...
Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina. Foto/aljazeera
A A A
DHAKA - Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dijatuhi hukuman enam bulan penjara oleh Pengadilan Kejahatan Internasional (ICT) yang berpusat di Dhaka dalam kasus penghinaan terhadap pengadilan. Kabar itu diungkap dalam laporan Dhaka Tribune pada Kamis (3/7/2025).

Putusan itu disampaikan oleh pengadilan yang beranggotakan tiga orang itu pada hari Rabu.

Jaksa penuntut Bangladesh meminta pengadilan itu digelar terkait percakapan telepon di mana Hasina diduga mengatakan ia memiliki izin untuk membunuh 227 orang, karena 227 kasus telah diajukan terhadapnya, menurut Dhaka Tribune.

ICT adalah pengadilan kejahatan perang domestik Bangladesh yang dibentuk pada tahun 2009 untuk menyelidiki dan mengadili para kaki tangan yang terlibat dalam genosida yang dilakukan para penguasa Pakistan di negara itu selama perang kemerdekaan negara itu pada tahun 1971.

Hasina, yang meninggalkan Bangladesh ke negara tetangga India setelah pemerintahannya digulingkan dalam kudeta tahun 2024, diadili dan dihukum oleh ICT secara in absentia.

Awal tahun ini, Dhaka mengirimkan nota diplomatik ke New Delhi yang meminta dia kembali untuk diadili, yang belum ditanggapi secara resmi oleh pemerintah India.

Ini adalah hukuman penjara pertama bagi Hasina sejak dia meninggalkan Bangladesh. Pada bulan Juni, ICT secara resmi mendakwa Hasina dengan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait dengan tindakan keras terhadap protes massa yang terjadi tahun lalu dan menyebabkan penggulingan pemerintah yang dijalankan oleh partainya, Liga Awami.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Siapa Rumen Radev? Mantan...
Siapa Rumen Radev? Mantan Pilot Jet Tempur yang Berpotensi Jadi PM Bulgaria
Maduro Diadili di Pengadilan...
Maduro Diadili di Pengadilan AS untuk Kedua Kalinya sejak Diculik Pasukan Khusus Amerika
Rob Jetten Dilantik...
Rob Jetten Dilantik sebagai PM Gay Pertama Belanda
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Berita Terkini
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Infografis
Jika Berperang, Angkatan...
Jika Berperang, Angkatan Darat Inggris Bisa Musnah dalam 6 Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved