Apakah Perang 12 Hari Berakhir Disebabkan Aksi Iran Pasang Ranjau Laut di Selat Hormuz?

Rabu, 02 Juli 2025 - 18:11 WIB
loading...
A A A
Tidak jelas juga apakah ranjau tersebut telah dibongkar sejak saat itu.

Sumber-sumber tersebut tidak mengungkapkan bagaimana Amerika Serikat memastikan bahwa ranjau tersebut telah dipasang di kapal-kapal Iran, tetapi intelijen semacam itu biasanya dikumpulkan melalui citra satelit, sumber-sumber manusia rahasia, atau kombinasi dari kedua metode tersebut.

Ketika dimintai komentar tentang persiapan Iran, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan: "Berkat pelaksanaan Operasi Midnight Hammer yang brilian oleh Presiden, kampanye yang berhasil melawan Houthi, dan kampanye tekanan maksimum, Selat Hormuz tetap terbuka, kebebasan navigasi telah dipulihkan, dan Iran telah melemah secara signifikan." Pentagon tidak segera menanggapi permintaan komentar. Misi Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa juga tidak menanggapi permintaan komentar.

Baca Juga: Tundukkan Israel dan AS, Iran Makin Digdaya

2. Skenario Tipu Muslihat Iran

Kedua pejabat tersebut mengatakan pemerintah AS tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa pemuatan ranjau merupakan tipu muslihat. Iran dapat menyiapkan ranjau untuk meyakinkan Washington bahwa Teheran serius untuk menutup selat tersebut, tetapi tanpa bermaksud melakukannya, kata para pejabat tersebut.

Militer Iran juga dapat melakukan persiapan yang diperlukan jika para pemimpin Iran memberi perintah.

Selat Hormuz terletak di antara Oman dan Iran dan menghubungkan Teluk Arab dengan Teluk Oman di selatan dan Laut Arab di seberangnya.

Selat ini memiliki lebar 34 km di titik tersempitnya, dengan jalur pelayaran hanya selebar 2 mil di kedua arah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Trump Tiba-Tiba Berterima...
Trump Tiba-Tiba Berterima Kasih kepada Iran saat 2 Negara Sedang Perang, Ada Apa?
Rekomendasi
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Berita Terkini
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved