Kepala IAEA: Kami Tidak Tahu di Mana Uranium yang Diperkaya Iran Berada
Selasa, 01 Juli 2025 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Ia memperingatkan sebagian material mungkin "tidak dapat diakses, tersebar di bawah reruntuhan atau hilang selama pengeboman."
Sementara itu, Iran telah menangguhkan kerja sama dengan IAEA dan menolak permintaan Grossi memeriksa lokasi yang rusak, termasuk Fordow.
Parlemen Iran memberikan suara pekan lalu untuk mengakhiri kepatuhan negara tersebut terhadap pemantauan rutin berdasarkan Perjanjian Non-Proliferasi, dengan alasan kegagalan lembaga tersebut mencegah tindakan militer yang "melanggar hukum".
Presiden AS Donald Trump telah membantah Iran dapat merelokasi uranium apa pun sebelum serangan, dengan menyatakan hal itu "sangat berbahaya" dan "sangat sulit" untuk dilakukan.
Ia juga mengklaim Iran tidak memindahkan apa pun karena mereka berusaha menyelamatkan diri dari serangan tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS! Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra Diberhentikan
Sementara itu, Iran telah menangguhkan kerja sama dengan IAEA dan menolak permintaan Grossi memeriksa lokasi yang rusak, termasuk Fordow.
Parlemen Iran memberikan suara pekan lalu untuk mengakhiri kepatuhan negara tersebut terhadap pemantauan rutin berdasarkan Perjanjian Non-Proliferasi, dengan alasan kegagalan lembaga tersebut mencegah tindakan militer yang "melanggar hukum".
Presiden AS Donald Trump telah membantah Iran dapat merelokasi uranium apa pun sebelum serangan, dengan menyatakan hal itu "sangat berbahaya" dan "sangat sulit" untuk dilakukan.
Ia juga mengklaim Iran tidak memindahkan apa pun karena mereka berusaha menyelamatkan diri dari serangan tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS! Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra Diberhentikan
(sya)
Lihat Juga :