Israel Sudah Punya Rencana Matang Bunuh Khamenei, tapi Selalu Gagal
Senin, 30 Juni 2025 - 19:14 WIB
loading...
A
A
A
Presiden AS Donald Trump, yang berusaha menyelamatkan muka, mengklaim "hanya satu rudal yang mengenai," katanya, seraya menambahkan biarkan dia "menikmati delusinya."
Baca Juga: 6 Keunikan Aktivitas Pilot Pesawat Pengebom B-2 Senilai Rp32 Triliun, Tidur Bergantian dan Toilet Tanpa Privasi
Rezim Israel melancarkan agresi tanpa alasan terhadap Republik Islam pada 13 Juni, dengan dukungan Amerika, membunuh beberapa komandan militer berpangkat tinggi, ilmuwan, dan banyak warga sipil biasa lainnya, termasuk wanita dan anak-anak.
Pada hari yang sama, angkatan bersenjata Iran, yang dipelopori oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), meluncurkan operasi balasan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap rezim Israel yang dikenal sebagai Operasi True Promise III.
Setelah lebih dari seminggu berperang, AS akhirnya memutuskan untuk meresmikan kolaborasinya dengan rezim Israel, dengan melakukan intervensi langsung dalam perang yang telah kalah oleh rezim Israel.
Pada tanggal 22 Juni, Amerika Serikat bergabung dengan rezim Israel dalam serangan dan mengebom tiga lokasi nuklir Iran yang merupakan pelanggaran berat terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, hukum internasional, dan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).
Baca Juga: 6 Keunikan Aktivitas Pilot Pesawat Pengebom B-2 Senilai Rp32 Triliun, Tidur Bergantian dan Toilet Tanpa Privasi
Rezim Israel melancarkan agresi tanpa alasan terhadap Republik Islam pada 13 Juni, dengan dukungan Amerika, membunuh beberapa komandan militer berpangkat tinggi, ilmuwan, dan banyak warga sipil biasa lainnya, termasuk wanita dan anak-anak.
Pada hari yang sama, angkatan bersenjata Iran, yang dipelopori oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), meluncurkan operasi balasan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap rezim Israel yang dikenal sebagai Operasi True Promise III.
Setelah lebih dari seminggu berperang, AS akhirnya memutuskan untuk meresmikan kolaborasinya dengan rezim Israel, dengan melakukan intervensi langsung dalam perang yang telah kalah oleh rezim Israel.
Pada tanggal 22 Juni, Amerika Serikat bergabung dengan rezim Israel dalam serangan dan mengebom tiga lokasi nuklir Iran yang merupakan pelanggaran berat terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, hukum internasional, dan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).
Lihat Juga :