6 Keunikan Aktivitas Pilot Pesawat Pengebom B-2 Senilai Rp32 Triliun, Tidur Bergantian dan Toilet Tanpa Privasi

Senin, 30 Juni 2025 - 17:22 WIB
loading...
6 Keunikan Aktivitas...
Banyak aktivitas pilot pesawat pengebom B-2 dari tidur bergantian hingga toilet tanpa privadi. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Terselip di dalam desain sayap kelelawar bersudut dari pesawat pengebom siluman B-2 Spirit milik Angkatan Udara AS, terdapat kokpit yang sempit tetapi dirancang dengan sangat cermat. Itu menjadi ruang yang menjadi rumah hingga 40 jam selama misi jarak sangat jauh seperti serangan 37 jam baru-baru ini di situs nuklir Fordow milik Iran .

Di balik ketepatan klinis serangan bom tersebut terdapat kisah tentang ketahanan manusia, disiplin, dan persiapan psikologis yang mendalam.

6 Keunikan Aktivitas Pilot Pesawat Pengebom B-2 Senilai Rp32 Triliun, Tidur Bergantian dan Toilet Tanpa Privasi

1. Tak Bisa Terbang Sendirian

Misi B-2, dengan nama sandi Operasi Midnight Hammer, merupakan misi terlama sejak serangan AS ke Afghanistan pasca-9/11.

Tujuh dari 19 pesawat pengebom B-2 Angkatan Udara terbang melintasi belahan dunia dari Pangkalan Angkatan Udara Whiteman di Missouri ke Iran dan kembali, terbang dalam keheningan radio yang nyaris sempurna, didukung oleh konstelasi jet tempur dan tanker untuk pengisian bahan bakar di udara.

Baca Juga: 5 Misteri Perang Iran dan Israel yang Jarang Diketahui Publik

2. Pilot Terlatih Menerbangkan Pesawat selama 2 Hari

Di jantung setiap jet, dua pilot yang dilatih tidak hanya dalam peperangan tetapi juga dalam ilmu tidur, nutrisi, dan ketahanan psikologis.

Toilet kimia, kulkas mini, dan microwave dipasang untuk memastikan pilot dapat berfungsi selama hampir dua hari di udara. Pendingin yang diisi dengan makanan ringan melengkapi fasilitas tersebut.

3. Memiliki Toilet Kimia

B-2, yang dibuat oleh Northrop Grumman, adalah salah satu pesawat pengebom termahal dan tercanggih yang pernah digunakan. Namun, kondisi toiletnya sangat primitif, menurut CNN.

Toilet kimia adalah toilet darurat yang ringkas yang dipasang di area kokpit. Toilet ini sangat mendasar — tidak ada privasi, tidak ada air mengalir, dan biasanya hanya digunakan saat benar-benar diperlukan untuk menghindari pengisian yang berlebihan atau ketidaknyamanan selama misi yang panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52H Amerika Gertak Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved