6 Keunikan Aktivitas Pilot Pesawat Pengebom B-2 Senilai Rp32 Triliun, Tidur Bergantian dan Toilet Tanpa Privasi

Senin, 30 Juni 2025 - 17:22 WIB
loading...
A A A
Namun, ketinggian dan kokpit bertekanan dapat membuat pilot mengalami dehidrasi, dan air minum sangat penting. Deaile memperkirakan bahwa ia dan pilot lainnya minum sekitar sebotol air per jam.

4. Pilot Harus Tidur Bergantian

Mengatur tidur sangat penting. Pilot bergantian terbang dan beristirahat, mengandalkan pelatihan pra-misi yang ekstensif dalam ritme sirkadian dan ilmu kelelahan. Mereka bahkan menjalani studi tidur dan menerima pelatihan nutrisi yang dipersonalisasi. Namun, persiapan terbaik pun diuji ketika, setelah 20 jam, Anda masih perlu mengisi bahan bakar — secara membabi buta.

Pengisian bahan bakar B-2 dilakukan dalam kegelapan, hanya mengandalkan isyarat visual dan posisi yang dihafal.

Boom pengisian bahan bakar terhubung hanya 16 kaki di belakang kokpit — sama sekali tidak terlihat. Pada malam tanpa bulan, manuver yang sudah berbahaya ini menjadi lebih menegangkan.

“Adrenalin membuat Anda terus melaju sebelum memasuki wilayah udara musuh,” kata Basham. “Namun setelah itu, adrenalin memudar. Anda kelelahan. Dan masih ada pengisian bahan bakar terakhir untuk bertahan hidup.”

5. Pilotnya Memiliki Nomor Khusus

Setiap pilot B-2 termasuk dalam komunitas langka dan elit, setiap orang menandatangani "Nomor Spirit" yang unik setelah penerbangan solo pertama mereka. Hanya sekitar 550 pilot yang memperolehnya sejak penerbangan B-2 pertama pada tahun 1989. Nomor tersebut tidak digunakan kembali, sehingga menjadi lambang kehormatan yang simbolis.

Mantan pilot Frank Cavuoti, Spirit Number 78, menggambarkannya sebagai "sidik jari numerik yang hanya akan menjadi milik Anda." Bahkan non-pilot yang pernah menerbangkan B-2 — seperti pejabat senior pemerintah dan penerbang berpangkat tinggi — menerima nomor, yang menambah kesan mistis dan warisan pesawat tersebut.

Bagi pilot, Spirit Number menandakan lebih dari sekadar prestasi. Ini mewakili rasa tanggung jawab dan kehormatan bersama — yang disebut Cavuoti sebagai "semangat, kebanggaan, tradisi, warisan, dan esprit de corps" karena dipercayakan untuk menerbangkan pesawat pengebom strategis tercanggih di Amerika.

6. Kesuksesan Misi Tergantung Pilotnya

Walaupun bentuk aerodinamis B-2, lapisan penyerap radar, dan avionik canggih membuatnya hampir tak terlihat oleh pertahanan musuh, keberhasilannya pada akhirnya bergantung pada awak manusianya. Pilot harus berkoordinasi dengan aset global, terbang dalam keheningan melalui wilayah udara yang diperebutkan, dan menjatuhkan bom penghancur bunker dengan waktu yang tepat — semua itu dilakukan sambil berjuang melawan kelelahan fisik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Berita Terkini
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Infografis
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52H Amerika Gertak Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved