Politisi Perkosa Wanita Hindu Secara Brutal, Protes Besar-besaran Guncang Bangladesh

Senin, 30 Juni 2025 - 13:52 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, Pengadilan Tinggi mengeluarkan arahan yang meminta pihak berwenang untuk segera menghapus video penyerangan yang menjadi viral di media sosial pada hari Sabtu.

Majelis hakim yang terdiri dari dua hakim juga meminta pihak berwenang terkait untuk memastikan keamanan korban pemerkosaan dan memberinya perawatan yang diperlukan.

Putra perdana menteri yang digulingkan Sheikh Hasina, Sajeeb Ahmed Wazed, yang menjabat sebagai penasihat ibunya, menyampaikan kemarahannya atas kasus tersebut melalui X. Dia menyalahkan pemerintahan sementara Muhammad Yunus atas meningkatnya insiden serangan massa, terorisme, dan pemerkosaan dalam 11 bulan terakhir.

Bangladesh menyaksikan insiden kekerasan terhadap anggota komunitas minoritas setelah jatuhnya pemerintahan Liga Awami yang dipimpin Hasina pada bulan Agustus tahun lalu.

Hasina melarikan diri ke India ketika rezimnya digulingkan pada 5 Agustus tahun lalu, sebagai akibat dari gerakan jalanan yang penuh kekerasan yang dipimpin oleh sebuah platform yang disebut "Mahasiswa Melawan Diskriminasi".

Peraih Nobel Muhammad Yunus (85) mengambil alih pemerintahan sementara tiga hari kemudian.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Siapa Marius Borg Hoiby?...
Siapa Marius Borg Hoiby? Putra Putri Mahkota Norwegia yang Jadi Terdakwa Kasus Pemerkosaan
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved