Menguak Rahasia 'Dua Wajah' Zionis: Mengapa Banyak Warga Israel Punya Paspor Ganda?

Senin, 30 Juni 2025 - 12:52 WIB
loading...
A A A

2. Motivasi Utama, antara Pelarian dan Strategi


Mengapa mereka melakukannya? Ada tiga alasan utama.

Pertama, jalan keluar darurat. Warga Israel hidup dalam bayang-bayang konflik geopolitik permanen—baik dengan Palestina, Hizbullah, hingga potensi perang regional dengan Iran. Banyak keluarga Yahudi menyimpan ketakutan laten akan pengulangan sejarah traumatis, seperti Holocaust atau eksodus dari negara-negara Arab. Paspor asing dianggap sebagai "asuransi jiwa" jika sewaktu-waktu situasi menjadi tak terkendali.

Kedua, mobilitas global dan ekonomi. Paspor Uni Eropa atau pun AS membuka akses pendidikan, kerja, dan mobilitas di negara-negara maju. Seorang warga Israel dengan paspor Jerman, misalnya, bisa langsung tinggal dan bekerja di 27 negara Uni Eropa tanpa visa. Ini sangat menarik bagi generasi muda Israel yang merasa frustrasi dengan biaya hidup tinggi dan peluang kerja terbatas.

Menurut survei Pew Research tahun 2021, 40 persen warga Israel usia 18–34 tahun menyatakan bersedia pindah ke luar negeri jika mendapat kesempatan ekonomi lebih baik.

Ketiga, akses ke warisan leluhur. Sebagian warga Israel mengurus paspor asing sebagai bentuk rekoneksi ke akar nenek moyang mereka—baik dari Eropa, Maroko, Irak, atau Iran. Negara-negara seperti Spanyol dan Portugal bahkan memberikan kewarganegaraan kepada keturunan Yahudi Sefardim yang diusir pada abad ke-15.

3. Negara Favorit Pemegang Paspor Ganda


Menurut laporan dari Jerusalem Post dan Ynet, berikut lima negara yang paling banyak memberikan paspor kedua kepada warga Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Mayoritas Warga Israel...
Mayoritas Warga Israel Sebut Zionis Belum Mampu Kalahkan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved