Duduk Perkara PM Thailand Dianggap Musuh Negara Gara-gara Panggil Eks PM Kamboja Paman

Senin, 30 Juni 2025 - 10:29 WIB
loading...
A A A
Seri Sawangmue (70), melakukan perjalanan semalam dengan bus dari wilayah utara negara itu untuk bergabung dalam protes tersebut.

Dia mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dia ada di sana untuk melindungi kedaulatan Thailand dan mengatakan bahwa PM tidak layak.

"Saya telah melalui banyak krisis politik dan saya tahu ke mana arahnya," ujarnya, seperti dikutip BBC, Senin (30/6/2025).

Paetongtarn mengatakan bahwa dia tidak akan lagi melakukan panggilan telepon dengan mantan pemimpin Kamboja tersebut, tetapi Parnthep mengatakan kepada Reuters bahwa banyak orang Thailand merasa bahwa dia dan ayahnya yang berpengaruh sedang dimanipulasi oleh Hun Sen.

Paetongtarn (38) adalah putri Thaksin Shinawatra, mantan PM Thailand yang digulingkan dan pulang ke Thailand Agustus lalu setelah 15 tahun mengasingkan diri.

Paetongtarn baru menjabat selama 10 bulan dan merupakan PM wanita kedua di negara tersebut, yang pertama adalah bibinya; Yingluck Shinawatra.

Para demonstran menyerukan diakhirinya kepemimpinan Shinawatra.

Unjuk rasa tersebut diselenggarakan oleh sebuah koalisi yang telah memprotes pemerintahan yang dipimpin Shinawatra selama lebih dari dua dekade.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved