PM Hongaria: Keanggotaan Ukraina di NATO Picu Perang Dunia III
Minggu, 29 Juni 2025 - 03:16 WIB
loading...
A
A
A
Mengomentari sikap negaranya awal minggu ini, Orban mengutip hasil pemungutan suara konsultatif di Hungaria yang berlangsung dari pertengahan April hingga 20 Juni, yang menanyakan: "Apakah Anda mendukung keanggotaan Ukraina di Uni Eropa?" Menurut perdana menteri, 95% dari lebih dari 2 juta peserta menolak aspirasi Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa.
Awal bulan ini, Orban menegaskan bahwa meskipun konflik Ukraina "tidak dapat dimenangkan... politisi yang haus perang ingin kita percaya bahwa kita harus melanjutkan perang."
"Kami tidak ingin mati demi Ukraina. Kami tidak ingin putra-putra kami kembali dalam peti mati. Kami tidak menginginkan Afghanistan di sebelah,” katanya, sambil menyerukan solusi diplomatik sebagai gantinya, dilansir RT.
Ia terus mengkritik meningkatnya militerisasi UE, yang karenanya Dewan Eropa secara resmi menyetujui mekanisme pinjaman sebesar €150 miliar (USD171 miliar) bulan lalu.
Moskow telah lama menentang upaya Ukraina untuk bergabung dengan NATO, tetapi hingga baru-baru ini mempertahankan sikap netral mengenai ambisinya di UE. Namun, mengingat militerisasi UE yang “gila”, pejabat senior Rusia baru-baru ini juga menyatakan keberatan mengenai keanggotaan UE.
Awal bulan ini, Orban menegaskan bahwa meskipun konflik Ukraina "tidak dapat dimenangkan... politisi yang haus perang ingin kita percaya bahwa kita harus melanjutkan perang."
"Kami tidak ingin mati demi Ukraina. Kami tidak ingin putra-putra kami kembali dalam peti mati. Kami tidak menginginkan Afghanistan di sebelah,” katanya, sambil menyerukan solusi diplomatik sebagai gantinya, dilansir RT.
Ia terus mengkritik meningkatnya militerisasi UE, yang karenanya Dewan Eropa secara resmi menyetujui mekanisme pinjaman sebesar €150 miliar (USD171 miliar) bulan lalu.
Moskow telah lama menentang upaya Ukraina untuk bergabung dengan NATO, tetapi hingga baru-baru ini mempertahankan sikap netral mengenai ambisinya di UE. Namun, mengingat militerisasi UE yang “gila”, pejabat senior Rusia baru-baru ini juga menyatakan keberatan mengenai keanggotaan UE.
(ahm)
Lihat Juga :