Mampu Mengelabui Israel dan AS, Sebentar Lagi Iran Akan Memiliki Senjata Nuklir

Sabtu, 28 Juni 2025 - 18:40 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?

2. Klaim Israel dan AS Hanya untuk Pembenaran Saja

Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan pada hari Minggu bahwa meskipun serangan AS dimaksudkan untuk menghancurkan infrastruktur nuklir Iran, ia tidak mengonfirmasi penghancuran penuh, sebaliknya mengatakan bahwa program nuklir "mundur secara substansial".

Ia juga mengindikasikan bahwa Iran sekarang "jauh lebih jauh dari program nuklir saat ini daripada 24 jam yang lalu".

Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengonfirmasi bahwa timnya terakhir kali melihat persediaan tersebut antara 10 dan 13 Juni – beberapa hari sebelum serangan AS.

Sejak saat itu, akses ke fasilitas Iran telah diblokir, dan badan tersebut telah secara resmi meminta Teheran untuk mengungkapkan lokasi uranium saat ini.

Pada pertemuan di Wina, Grossi mendesak Iran untuk bekerja sama dengan inspeksi dan mengizinkan IAEA untuk memverifikasi bahwa material tersebut masih berada di bawah perlindungan.

Namun beberapa pemimpin dunia, termasuk Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, telah mengkritik pendekatan badan tersebut.

"Kami mencari dan mencari, tetapi tidak menemukan apa pun," kata Lavrov, menggambarkan sikap IAEA yang menganggap bahwa Iran menyembunyikan sesuatu hanya karena belum ditemukan.

"Sekarang mereka menuntut, 'Tunjukkan di mana itu,' tanpa jaminan bahwa informasi sensitif tersebut tidak akan bocor."

3. Disembunyikan di Bunker dan Terpisah

Memindahkan 400 kg uranium yang diperkaya hingga 60 persen merupakan tugas yang berat tetapi bukan tidak mungkin. Material tersebut biasanya disimpan dalam tabung baja berat dan dapat diangkut melalui darat dengan protokol keamanan yang ketat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Berita Terkini
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved