Mampu Mengelabui Israel dan AS, Sebentar Lagi Iran Akan Memiliki Senjata Nuklir

Sabtu, 28 Juni 2025 - 18:40 WIB
loading...
Mampu Mengelabui Israel...
Sebentar lagi Iran akan memiliki senjata nuklir. Foto/X
A A A
TEHERAN - Beberapa hari setelah Amerika Serikat menyerang tiga lokasi nuklir utama Iran , ketidakpastian menyelimuti 400 kg uranium yang diperkaya 60 persen yang telah disimpan di fasilitas yang dinyatakan tetapi sekarang tidak diketahui keberadaannya.

Meskipun pejabat AS dengan cepat mengklaim telah menurunkan kapasitas nuklir Iran, baik pemantau internasional maupun analis regional menduga bahwa material yang paling sensitif mungkin telah dipindahkan sebelum serangan udara 22 Juni.

Jika dikonfirmasi, tindakan tersebut menimbulkan pertanyaan baru tentang efektivitas operasi dan asumsi yang mendasarinya.

Mampu Mengelabui Israel dan AS, Sebentar Lagi Iran Akan Memiliki Senjata Nuklir

1. Sudah Dipindahkan dari Fordow sebelum Serangan AS

Citra satelit yang diambil beberapa hari sebelum serangan mengungkapkan aktivitas yang tidak biasa di dekat fasilitas pengayaan Fordow, sebuah situs bawah tanah yang telah lama dipandang sebagai salah satu instalasi nuklir Iran yang paling dijaga ketat.

Menurut perusahaan citra komersial Maxar, foto-foto dari hari Kamis menunjukkan 16 truk kargo berjejer di sepanjang jalan menuju pintu masuk terowongan Fordow, dengan sebagian besar diposisikan ulang satu kilometer jauhnya pada hari berikutnya.

Pada hari Jumat, dua hari sebelum serangan Amerika, truk-truk baru dan beberapa buldoser telah tiba di dekat terowongan itu sendiri – satu truk diparkir tepat di sebelah pintu masuk.

Sifat pasti dari aktivitas tersebut masih belum dikonfirmasi.

Namun, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), penyiar radio dan televisi resmi Iran, melaporkan pada hari Minggu bahwa lokasi yang menjadi sasaran telah dievakuasi sebelum serangan dan material nuklir sensitif dipindahkan ke lokasi yang aman, tanpa memberikan rincian.

Ketiga fasilitas yang menjadi sasaran — Fordow, Natanz, dan Isfahan — semuanya diserang menggunakan kombinasi bom penghancur bunker dan rudal jelajah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved