Rakyat Israel Sudah Mempertanyakan Masa Depan Negaranya, Ini 4 Penyebabnya
Sabtu, 28 Juni 2025 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Iran mengklaim telah menargetkan lokasi militer di dekatnya, tetapi pejabat Israel mengutuk serangan itu sebagai serangan yang disengaja terhadap infrastruktur pengetahuan sipil, tuduhan yang sering ditujukan kepada Israel.
Para pejabat menggambarkan serangan Weizmann sebagai pukulan tidak hanya bagi Israel, tetapi juga bagi komunitas ilmiah global, mengingat kemitraan dan proyek internasional lembaga tersebut.
Media Israel, di sisi lain, melaporkan bahwa Israel telah menewaskan 17 ilmuwan nuklir Iran sejak dimulainya permusuhan pada 13 Juni.
Empat hari kemudian, Rumah Sakit Soroka di Beersheba mengalami serangan langsung. Tiga puluh dua orang terluka, dan layanan darurat terpaksa mengalihkan rute pasien di tengah penilaian kerusakan yang sedang berlangsung.
Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?
Sistem pertahanan udara Iron Dome, yang biasanya dianggap memiliki efektivitas lebih dari 90 persen, mengalami penurunan tingkat intersepsi hingga 65 persen, menurut seorang pejabat senior intelijen Israel yang berbicara kepada NBC News pada tanggal 20 Juni.
Para pejabat menggambarkan serangan Weizmann sebagai pukulan tidak hanya bagi Israel, tetapi juga bagi komunitas ilmiah global, mengingat kemitraan dan proyek internasional lembaga tersebut.
Media Israel, di sisi lain, melaporkan bahwa Israel telah menewaskan 17 ilmuwan nuklir Iran sejak dimulainya permusuhan pada 13 Juni.
Empat hari kemudian, Rumah Sakit Soroka di Beersheba mengalami serangan langsung. Tiga puluh dua orang terluka, dan layanan darurat terpaksa mengalihkan rute pasien di tengah penilaian kerusakan yang sedang berlangsung.
Baca Juga: AS Serang Iran, Siapa yang Menang?
3. Iron Dome Sudah Mandul
Sepanjang perang, sistem pertahanan udara Israel diuji secara ketat saat aliran rudal Iran yang dilengkapi dengan sistem navigasi canggih dan hulu ledak yang dapat bermanuver menerobos.Sistem pertahanan udara Iron Dome, yang biasanya dianggap memiliki efektivitas lebih dari 90 persen, mengalami penurunan tingkat intersepsi hingga 65 persen, menurut seorang pejabat senior intelijen Israel yang berbicara kepada NBC News pada tanggal 20 Juni.
Lihat Juga :