Rakyat Israel Sudah Mempertanyakan Masa Depan Negaranya, Ini 4 Penyebabnya

Sabtu, 28 Juni 2025 - 19:30 WIB
loading...
Rakyat Israel Sudah...
Rakyat Israel sudah mempertanyakan masa depan negaranya. Foto/X/@AryJeay
A A A
TEL AVIV - Israel menghadapi akibat dari apa yang disebut Presiden AS Donald Trump sebagai "perang 12 hari", konflik yang berakhir pada 23 Juni dalam gencatan senjata yang goyah di tengah laporan pelanggaran.

Meskipun jalan ke depan masih belum pasti, 12 hari itu membawa beberapa serangan paling berkelanjutan dan langsung terhadap kota-kota Israel dalam beberapa dekade.

Puluhan rudal Iran menerobos Iron Dome Israel dan sistem pertahanan berlapis, yang mengakibatkan kematian, cedera, dan kerusakan signifikan pada infrastruktur penting.

Rakyat Israel Sudah Mempertanyakan Masa Depan Negaranya, Ini 4 Penyebabnya

1. Nyawa Warga Israel Kian Tak Berharga

Berdasarkan laporan yang tersedia, hingga 17 Juni, Israel telah menderita sedikitnya 24 korban tewas, ratusan korban luka-luka, dan kerusakan parah pada infrastruktur perumahan, medis, dan ilmiah, dengan serangan besar-besaran terjadi di dekat Tel Aviv, Bat Yam, Beersheba, dan Rehovot.

Melansir TRT World, jumlah korban sebenarnya mungkin lebih tinggi, karena otoritas Israel telah merahasiakan angka korban jiwa dan kerusakan tertentu berdasarkan sensor militer.

Pada 15 Juni, sebuah rudal menghantam Bat Yam, menewaskan sembilan orang, termasuk tiga anak-anak. Lebih dari 200 orang lainnya terluka, lima di antaranya adalah warga negara Ukraina.

2. Fasilitas Ilmiah Dihancurkan Iran

Pada 15 Juni, sebuah rudal Iran menghantam Institut Sains Weizmann di Rehovot, salah satu lembaga ilmiah terkemuka di Israel. Ledakan itu menghancurkan laboratorium, merusak peralatan khusus, dan dilaporkan memusnahkan penelitian akademis selama bertahun-tahun.

Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, sedikitnya 42 orang terluka di daerah sekitarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
Berita Terkini
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved