Israel Klaim Berupaya Habisi Khamenei: Dia Sembunyi di Bunker Bawah Tanah Iran

Jum'at, 27 Juni 2025 - 11:55 WIB
loading...
A A A
Presiden AS Donald Trump, yang menulis di Truth Social selama perang pada 17 Juni, juga tampak mengancam Ayatollah Khamenei, dengan menyatakan, "Kami tahu persis di mana yang disebut 'Pemimpin Tertinggi' bersembunyi. Dia adalah target yang mudah, tetapi aman di sana-Kami tidak akan menghabisinya (membunuhnya!), setidaknya tidak untuk saat ini."

Trump kemudian menarik diri dari ancaman tersebut, mengklarifikasi bahwa perubahan rezim bukanlah tujuan kebijakan AS saat ini.

Katz mengatakan tujuan Israel selama perang bukanlah pergantian rezim semata, tetapi untuk mengacaukan rezim di tengah operasi dan menekan Iran.

Dia membandingkan Ayatollah Khamenei dengan mantan kepala Hizbullah Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan udara Israel di Lebanon tahun lalu, dan mengatakan Khamenei harus tetap bersembunyi demi keselamatannya.

"Saya tidak akan menyarankan agar dia tetap tenang," kata Katz. "Dia harus belajar dari mendiang Nasrallah, yang duduk lama di dalam bunker. Saya sarankan agar dia melakukan hal yang sama."

Menteri Pertahanan Israel itu meyakinkan bahwa, setelah gencatan senjata yang mulai berlaku Selasa lalu, Israel saat ini tidak mengejar nyawa Khamenei.

"Ada perbedaan-sebelum gencatan senjata, setelah gencatan senjata," katanya kepada Channel 13.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved