Israel Klaim Berupaya Habisi Khamenei: Dia Sembunyi di Bunker Bawah Tanah Iran

Jum'at, 27 Juni 2025 - 11:55 WIB
loading...
Israel Klaim Berupaya...
Israel klaim berupaya menghabisi Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama perang 12. Foto/Khamenei.ir
A A A
TEL AVIV - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeklaim bahwa militer Zionis secara aktif berusaha membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama perang 12 hari. Namun militer Zionis gagal mengidentifikasi peluang yang layak.

Berbicara dalam serangkaian wawancara dengan Channel 12, Channel 13, dan Kan yang dikelola rezim Zionis Israel, Katz mengungkapkan detail baru tentang strategi perang Israel dan mengakui rencana pembunuhan itu dibatalkan setelah Khamenei bersembunyi.

"Jika dia menjadi incaran kami, kami akan menghabisinya," kata Katz kepada Channel 13, yang dilansir Jumat (27/6/2025). "Kami banyak menggeledah," ujarnya.

Baca Juga: Lagi, Israel Sesumbar Ingin Lenyapkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei

Wawancara tersebut menandai konfirmasi publik pertama oleh seorang pejabat senior Israel bahwa kepemimpinan di Teheran telah menjadi sasaran langsung selama perang.

Sementara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan badan intelijen sebelumnya berfokus pada serangan terhadap infrastruktur nuklir Iran, ini adalah pengakuan pertama atas rencana pembunuhan bertarget level tinggi.

Berbicara kepada Kan, Katz mengeklaim bahwa Ayatollah Khamenei dengan cepat mundur ke bunker, memutus komunikasi dengan para komandan militer tinggi.

"Khamenei memahami hal ini, bersembunyi sangat dalam, memutuskan kontak dengan para komandan...jadi pada akhirnya [rencana pembunuhan] itu tidak realistis," klaim Katz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved