Waswas Diserang Rusia, Inggris Akan Beli 12 Jet Tempur Siluman F-35 yang Mampu Bawa Bom Nuklir

Kamis, 26 Juni 2025 - 08:08 WIB
loading...
Waswas Diserang Rusia,...
Inggris akan membeli 12 jet tempur siluman F-35A Amerika Serikat yang mampu membawa bom nuklir di tengah kekhawatiran akan invasi Rusia. Foto/Tech Sgt Nicolas Myers/Air Force Thunderbirds
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris memutuskan akan membeli 12 jet tempur siluman F-35A Amerika Serikat (AS) yang dapat membawa hulu ledak nuklir. Keputusan ini diambil di tengah kekhawatiran negara NATO itu akan diserang Rusia.

Langkah tersebut, yang diumumkan bertepatan dengan pertemuan puncak NATO di Belanda, akan memberikan Angkatan Udara Kerajaan Inggris peran dalam program nuklir Inggris untuk pertama kalinya sejak tahun 1990-an, ketika pemotongan anggaran pertahanan dilakukan setelah berakhirnya Perang Dingin.

Saat ini, penangkal nuklir negara tersebut terbatas pada armada empat kapal selam bersenjata nuklir.

Baca Juga: Iran Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Israel yang Keempat

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menjelaskan bahwa keputusan untuk membeli pesawat tempur buatan AS tersebut merupakan dorongan bagi keamanan nasional negara tersebut dan tanda komitmennya terhadap NATO di saat risiko konflik nuklir meningkat.

"Di era ketidakpastian yang radikal, kami tidak bisa lagi menganggap perdamaian sebagai hal yang biasa, itulah sebabnya pemerintah saya berinvestasi dalam keamanan nasional kami," kata Starmer, seperti dikutip dari Euronews, Kamis (26/6/2025).

"Komitmen Inggris terhadap NATO tidak perlu diragukan lagi, seperti halnya kontribusi aliansi tersebut untuk menjaga Inggris tetap aman dan terlindungi, tetapi kita semua harus melangkah maju untuk melindungi kawasan Euro-Atlantik untuk generasi mendatang," imbuh dia.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte sangat menyambut baik pengumuman Inggris. "Ini adalah kontribusi besar Inggris lainnya untuk NATO," paparnya.

Tidak jelas kapan Inggris akan membeli jet tempur tersebut, yang akan memungkinkan Inggris untuk berkontribusi pada kemampuan pesawat tempur berkemampuan ganda (DCA) NATO.

Hanya sejumlah kecil anggota NATO, termasuk Belgia dan Jerman, saat ini memiliki jet dan pelatihan yang diperlukan untuk membawa senjata nuklir yang disediakan AS.

Keputusan Inggris untuk memperkuat Angkatan Udara-nya merupakan bagian dari upaya Eropa untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan, di tengah ancaman dari Rusia dan kekhawatiran bahwa Amerika akan memainkan peran yang lebih kecil dalam keamanan benua itu.

Untuk menenangkan Presiden AS Donald Trump, banyak negara Eropa diperkirakan akan setuju untuk membelanjakan 5% dari PDB mereka untuk pertahanan pada tahun 2035.

Namun, beberapa negara telah menyatakan kegelisahannya, dengan Spanyol menyebut tenggat waktu itu "tidak masuk akal". Belgia juga telah mengindikasikan bahwa mereka tidak mungkin mencapai target tersebut.

Pesawat F-35A baru Inggris nantinya akan ditempatkan di RAF Marham, pangkalan udara di Norfolk, kata pemerintah Inggris.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved