Perang 12 Hari Melawan Iran, Ekonomi Israel Runtuh
Rabu, 25 Juni 2025 - 16:37 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Institut Berlian Israel, serangan tersebut memicu kekhawatiran di Bursa Efek Tel Aviv.
Pukulan terhadap saham tersebut menyebabkan kepanikan di kalangan investor, yang menyebabkan aksi jual dan mempercepat penurunan pasar, yang pada gilirannya membahayakan stabilitas ekonomi dalam jangka pendek.
Namun, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz memerintahkan tentaranya pada hari Selasa untuk melancarkan serangan hebat ke Teheran, menuduh Iran melanggar gencatan senjata. Iran membantah klaim tersebut dan berjanji akan memberikan respons tegas terhadap setiap serangan baru serangan.
Pada hari Senin, Iran meluncurkan rentetan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid milik militer AS di Qatar, yang menandai peningkatan ketegangan yang dramatis setelah AS menargetkan tiga lokasi nuklir Iran pada hari Minggu.
Serangan AS tersebut merupakan eskalasi terbaru dalam serangan militer Israel yang didukung AS terhadap Iran sejak 13 Juni, yang mendorong Teheran untuk melancarkan serangan balasan terhadap Israel.
Pihak berwenang Israel mengatakan sedikitnya 25 orang telah tewas dan ratusan lainnya terluka sejak saat itu dalam serangan rudal Iran.
Sementara itu, di Iran, sedikitnya 430 orang telah tewas dan lebih dari 3.500 orang terluka dalam serangan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Iran.
Pukulan terhadap saham tersebut menyebabkan kepanikan di kalangan investor, yang menyebabkan aksi jual dan mempercepat penurunan pasar, yang pada gilirannya membahayakan stabilitas ekonomi dalam jangka pendek.
4. Memilih Gencatan Senjata
Presiden AS Donald Trump pada hari Senin mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah menyetujui gencatan senjata "lengkap dan total" di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah. Gencatan senjata mulai berlaku pada pukul 04.00 GMT hari Selasa, dengan Trump mendesak kedua belah pihak untuk tidak melanggarnya.Namun, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz memerintahkan tentaranya pada hari Selasa untuk melancarkan serangan hebat ke Teheran, menuduh Iran melanggar gencatan senjata. Iran membantah klaim tersebut dan berjanji akan memberikan respons tegas terhadap setiap serangan baru serangan.
Pada hari Senin, Iran meluncurkan rentetan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid milik militer AS di Qatar, yang menandai peningkatan ketegangan yang dramatis setelah AS menargetkan tiga lokasi nuklir Iran pada hari Minggu.
Serangan AS tersebut merupakan eskalasi terbaru dalam serangan militer Israel yang didukung AS terhadap Iran sejak 13 Juni, yang mendorong Teheran untuk melancarkan serangan balasan terhadap Israel.
Pihak berwenang Israel mengatakan sedikitnya 25 orang telah tewas dan ratusan lainnya terluka sejak saat itu dalam serangan rudal Iran.
Sementara itu, di Iran, sedikitnya 430 orang telah tewas dan lebih dari 3.500 orang terluka dalam serangan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Iran.
(ahm)
Lihat Juga :