Iran Lanjutkan Program Nuklir setelah Gencatan Senjata dengan Israel

Rabu, 25 Juni 2025 - 08:29 WIB
loading...
Iran Lanjutkan Program...
Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Mohammad Eslami. Foto/tasnim
A A A
TEHERAN - Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) Mohammad Eslami mengatakan berbagai pengaturan telah dibuat untuk mencegah gangguan apa pun terhadap aktivitas nuklir negara itu. Pernyataan itu muncul setelah gencatan senjata antara Iran dan Israel berlaku.

Dalam komentarnya pada hari Selasa (24/6/2025), Mohammad Eslami mengecam serangan militer Israel dan Amerika terhadap fasilitas nuklir damai Iran.

Ia mengatakan AEOI telah mengambil semua tindakan yang diperlukan dan sedang menilai kerusakan di lokasi yang telah diserang.

Iran telah membuat serangkaian pengaturan sebelumnya untuk memulihkan aktivitas nuklir. Eslami menyatakan, menyoroti rencana yang telah dirancang untuk mencegah jeda apa pun dalam proses produksi dan layanan dalam industri nuklir.

Dalam komentar terpisah pada hari Selasa, Juru Bicara AEOI Behrouz Kamalvandi mengatakan kepada IRIB bahwa industri nuklir tertanam kuat di Iran dan mustahil bagi musuh untuk mencabut teknologi ini.

“Iran memiliki kapasitas dan kemampuan yang memungkinkannya untuk terus maju dalam industri nuklir tanpa gangguan,” tegasnya.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht Ravanchi mengutuk serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran sebagai tindakan agresi dan kejahatan yang mencolok, seraya menekankan program nuklir damai negara itu tidak akan dihentikan.

Dalam wawancara dengan penyiar ARD Jerman pada hari Minggu, Takht Ravanchi membantah gagasan penghentian aktivitas nuklir Iran, termasuk pengayaan uranium.

Menolak seruan untuk penghentian total program nuklir Iran, ia berkata, "Kami adalah anggota sejati Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT)."

“Iran telah mengupayakan pengayaan uranium untuk penggunaan energi nuklir secara damai atas dasar ini,” katanya dalam program ‘Bericht aus Berlin’.

"Tidak seorang pun dapat memberi tahu kami apa yang harus dan tidak boleh kami lakukan selama kami tetap berada dalam kerangka Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir," tegas Takht Ravanchi.

Wakil menteri luar negeri tersebut tidak mengomentari kerusakan fasilitas nuklir akibat serangan militer AS.

Sementara rezim Zionis melancarkan perang agresi terhadap Iran pada 13 Juni dan telah menyerang situs militer dan nuklir Iran, AS turun tangan dan melakukan serangan militer terhadap tiga situs nuklir di Natanz, Fordow, dan Isfahan, Iran, Minggu dini hari.

Para pejabat Iran mengatakan Teheran berhak menggunakan pilihannya sendiri sebagai reaksi terhadap serangan AS.

Saat ini Iran dan Israel telah melakukan gencatan senjata dengan mediasi AS dan Qatar.

Baca juga: Iran Rayakan Kemenangan setelah Rudal Serang Israel dan Gencatan Senjata Dimulai
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved