Situs Nuklir Iran Tidak Hancur setelah Serangan AS, Hanya Melambat Beberapa Bulan

Rabu, 25 Juni 2025 - 07:32 WIB
loading...
A A A
"Saya tidak berpikir Anda dapat mengebom program nuklir hingga tidak ada lagi," ujar dia.

Brian Katulis, peneliti senior di Middle East Institute, mengatakan Presiden Trump telah meningkatkan profil kepemimpinannya dengan serangan tersebut.

“Saat ini, dia tampak seperti orang tangguh yang menghasilkan hasil. Namun, ketika debu mereda dan serangan balik datang, Anda jadi berpikir, ‘Tunggu sebentar, apakah kita lebih baik’?”

Pendapat berbeda diungkap pejabat AS. “Serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran secara efektif memenuhi tujuan sempit kami: untuk menurunkan kapasitas Iran dalam memproduksi senjata nuklir,” ungkap utusan AS untuk PBB Dorothy Shea.

“Serangan ini – sesuai dengan hak yang melekat untuk membela diri secara kolektif, konsisten dengan Piagam PBB – ditujukan untuk mengurangi ancaman yang ditimbulkan oleh Iran terhadap Israel, kawasan tersebut, dan, secara lebih luas, perdamaian dan keamanan internasional,” papar Shea kepada 15 anggota Dewan Keamanan PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Ukraina Bisa Miliki...
Ukraina Bisa Miliki Senjata Nuklir dalam Beberapa Bulan ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved