Breaking News: AS Resmi Serang Iran, Bombardir 3 Situs Nuklir

Minggu, 22 Juni 2025 - 07:46 WIB
loading...
Breaking News: AS Resmi...
Amerika Serikat resmi menyerang Iran dengan menargetkan situs-situs nuklir negara Islam tersebut. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) resmi menyerang Iran dengan menargetkan situs-situs nuklir negara Islam tersebut. Itu diumumkan Presiden AS Donald Trump, Minggu (22/6/2025).

“Kami telah menyelesaikan serangan yang sangat berhasil di tiga situs nuklir di Iran, termasuk Fordow, Natanz, dan Esfahan. Semua pesawat sekarang berada di luar wilayah udara Iran," tulis Trump di Truth Social.

"Muatan penuh bom dijatuhkan di situs utama, Fordow. Semua pesawat dalam perjalanan pulang dengan selamat. Selamat kepada prajurit Amerika kita yang hebat. Tidak ada militer lain di dunia yang dapat melakukan ini," lanjut dia.

"SEKARANG WAKTUNYA UNTUK PERDAMAIAN! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini," imbuh posting-an Trump.

Baca Juga: Media Iran: Berapa Banyak Peti Mati Tentara AS yang Akan Dipulangkan Trump demi Membela Israel?

Sementara itu, menurut CNN, seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan sekitar 70 warga Amerika dievakuasi melalui udara dari Tel Aviv ke Athena pada hari Sabtu.

Sedangkan media-media Iran menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara Iran mencegat objek bermusuhan di kota Qom, sebelah selatan ibu kota Teheran. Ledakan juga terdengar di Teheran timur dan di kota Tabriz. Sistem pertahanan udara diaktifkan di Ibu Kota Iran, Teheran.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan keberhasilan penargetan 14 situs militer dan industri strategis Israel di wilayah pendudukan dalam semalam.

Menurut IRGC, ini menandai gelombang ke-18 Operasi True Promise III pada Sabtu hingga Minggu dini hari sebagai salah satu operasi rudal dan pesawat nirawak paling inovatif dan efektif dalam sejarah terkini.

Juru bicara IRGC Brigadir Jenderal Ali-Mohammad Naini menyatakan pada hari Minggu (22/6/2025) bahwa serangan tersebut telah "menghancurkan keseimbangan" mesin perang entitas Zionis. Dia memperingatkan bahwa gelombang serangan yang terus-menerus akan melumpuhkan pertahanan udara Israel.

"Operasi tersebut mengerahkan rudal Qadr jarak jauh dan kawanan pesawat nirawak kamikaze ofensif terhadap target bernilai tinggi di Haifa dan Tel Aviv," kata Naini, sebagaimana dikutip dari Tehran Times.

Menara Sail di pusat Haifa—yang menampung Laboratorium AI12 milik militer Israel dan kontraktor perangkat lunak penting untuk Kementerian Perang—mendapat serangan langsung, yang meruntuhkan bagian-bagian bangunan yang dirancang untuk mendukung kemampuan perang teknologi rezim Zionis.

Target lain yang dikonfirmasi termasuk Pembangkit Listrik Hadera, Kilang Minyak Haifa, Pangkalan Udara Uda (markas komando siber), zona industri semikonduktor Kiryat Gat, dan Pusat Sistem Pertahanan Canggih Rafael—pusat pengembangan rudal.

Naini menekankan kecerdikan taktis yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam "pemilihan rudal, penentuan prioritas target, dan sistem panduan", yang memungkinkan penetrasi pertahanan udara berlapis-lapis milik rezim Israel.

Gelombang ke-19, yang sudah berlangsung pada dini hari Minggu, melibatkan skuadron besar pesawat nirawak kamikaze yang menyerang target dari Galilea utara hingga gurun Negev.

Pendekatan bertahap ini, katanya, bertujuan untuk menguras habis dan membingungkan sistem pencegat rudal rezim Zionis. "Sehingga membuat mereka tidak mampu memprediksi serangan berikutnya," paparnya.

Operasi Iran ini memperluas tindakan pembelaan dirinya sebagai respons terhadap agresi Israel yang tidak beralasan, yang dimulai pada 13 Juni dan telah mengakibatkan kematian pejabat militer, ilmuwan nuklir, dan lebih dari 430 warga Iran, dengan 3.500 lainnya terluka—sebagian besar wanita dan anak-anak—menurut data dari Kementerian Kesehatan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved