Apa Itu Perintah Sykes-Picot yang Ditakutkan Erdogan dalam Perang Iran dan Israel?

Minggu, 22 Juni 2025 - 02:20 WIB
loading...
Apa Itu Perintah Sykes-Picot...
Perang Iran dan Israel bisa mengulang sejarah perintah Skyes-Picot. Foto/X/@iran_news_tv
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan terhadap "perintah Sykes-Picot baru" di Timur Tengah. Itu diakibatkan perang Israel dan Iran.

"Kami tidak akan mengizinkan pembentukan perintah Sykes-Picot baru di wilayah kami dengan perbatasan yang dibuat dengan darah," kata Erdogan pada pertemuan puncak negara-negara Islam di Istanbul, dilansir Al Jazeera.

Perjanjian Sykes-Picot, yang dibuat pada tahun 1916 oleh Inggris dan Prancis selama Perang Dunia I, adalah pakta rahasia yang bertujuan untuk membagi wilayah Timur Tengah pasca-Ottoman menjadi wilayah pengaruh Inggris dan Prancis.

Erdogan menyatakan keyakinannya pada ketahanan rakyat Iran selama konflik saat ini.

"Kami tidak ragu rakyat Iran, dengan solidaritas mereka dalam menghadapi kesulitan dan pengalaman negara yang kuat, mudah-mudahan akan mengatasi hari-hari ini," katanya.

BacaJuga: Konflik Iran - Israel, Akankah Berakhir dengan Perang Nuklir?

Erdogan mengatakan serangan Israel terhadap Iran dimaksudkan untuk merusak negosiasi nuklir antara Washington dan Teheran.

“Insiden ini juga menunjukkan bahwa Netanyahu [dan pemerintahannya] … tidak ingin masalah atau masalah apa pun diselesaikan secara diplomatis,” katanya.

“Ambisi Zionis Netanyahu tidak memiliki tujuan lain selain menyeret kawasan kita dan … seluruh dunia ke dalam bencana besar.”

Dia juga meminta negara-negara Muslim untuk meningkatkan upaya mereka dalam memberlakukan tindakan hukuman terhadap Israel berdasarkan hukum internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pemerintah Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Netanyahu adalah rintangan terbesar bagi perdamaian regional.

“Saya meminta negara-negara yang memiliki pengaruh terhadap Israel untuk tidak mendengarkan racunnya. Solusi harus ditemukan melalui dialog,” kata Erdogan, mengacu pada serangan terhadap Iran, Gaza, dan negara-negara Timur Tengah lainnya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved