Iran Siap Hadapi Kebocoran Nuklir Akibat Serangan Israel, Bencana Chernobyl Akan Terulang?

Minggu, 22 Juni 2025 - 03:30 WIB
loading...
Iran Siap Hadapi Kebocoran...
Iran siap hadapi kebocoran nuklir akibat serangan Israel. Foto/X/@HHungduc
A A A
TEHERAN - Iran bersiap menghadapi dampak buruk kebocoran nuklir akibat serangan rudal Israel. Dunia mengkhawatirkan bencana chernobyl akan terulang.

Wakil Menteri Kesehatan Iran Ali Jafarian mengatakan departemennya tengah bersiap untuk merawat korban yang menderita akibat serangan Israel yang terus berlanjut terhadap fasilitas nuklir.

"Kami belum menerima laporan tentang Israel yang menggunakan senjata nonkonvensional. Kami siap menangani kebocoran nuklir apa pun jika reaktor nuklir menjadi sasaran, dan kami berharap tidak sampai pada tahap itu," kata Jafarian, dilansir Al Jazeera.

Ia menambahkan tiga rumah sakit telah diserang sejauh ini, dan Rumah Sakit Kermanshah telah dievakuasi sepenuhnya.

"Semua ini adalah target sipil. Organisasi internasional, terutama Organisasi Kesehatan Dunia dan Palang Merah Internasional, harus menekan Israel agar berhenti menargetkan warga sipil. Namun, kami tidak berharap banyak dari mereka karena kami telah menyaksikan ketidakmampuan mereka untuk melakukan apa pun di Gaza selama satu setengah tahun."

Jafarian mengonfirmasi "430 warga sipil" sejauh ini telah tewas dan lebih dari 3.500 orang terluka setelah delapan hari "agresi Israel".

Sementara itu, media lokal melaporkan bahwa ledakan terdengar di kota Ahvaz dan di pelabuhan Mahshahr, yang terletak di provinsi Khuzestan, Iran barat daya.

Baca Juga: Konflik Iran - Israel, Akankah Berakhir dengan Perang Nuklir?

Kantor berita Fars mengatakan sistem pertahanan udara telah diaktifkan di area tersebut.

Hal itu terjadi tak lama setelah tentara Israel mengatakan bahwa mereka menyerang "infrastruktur militer" di Iran barat daya.

Kemudian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan tidak ada negara yang melanggar hak asasi manusia internasional lebih banyak daripada Israel.

"Alasan utama untuk ini adalah bahwa Israel selalu merasa kebal sepenuhnya dari hukuman atas kejahatannya," kantor berita IRNA mengutip pernyataan Baghaei.

“Seluruh masyarakat internasional, masing-masing negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, memiliki tanggung jawab yang jelas untuk menentang ketidakadilan ini, karena larangan penggunaan kekuatan merupakan prinsip dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang dinyatakan dengan jelas dalam Pasal 24.”

Sebelumnya, juru bicara utama militer Israel, Brigadir Jenderal Effie Defrin, mengatakan bahwa tentara telah diberitahu oleh Kepala Staf Letnan Jenderal Eyal Zamir untuk bersiap menghadapi “kampanye berkepanjangan” untuk menghancurkan target-target Iran.

Ini termasuk situs nuklir, fasilitas pengayaan, dan infrastruktur rudal, kata Defrin.

“Kami memperdalam serangan kami malam demi malam, dan kami memiliki pencapaian yang luar biasa,” katanya. “Kami akan terus melakukannya sampai ancaman itu disingkirkan.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved