Trump Ikut Campur, Sekutu Iran Bisa Hancurkan Pangkalan AS di Negara-negara Arab

Sabtu, 21 Juni 2025 - 17:50 WIB
loading...
Trump Ikut Campur, Sekutu...
Sekutu Iran bisa menghancurkan pangkalan AS di negara-negara Arab. Foto/X
A A A
TEHERAN - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpikir keras tentang risiko besar yang akan dihadapinya jika membantu langsung Israel untuk menyerang Iran. Aset AS di negara-negara Arab bisa saja dihancurkan sekutu-sekutu Iran.

Zohreh Kharazmi, profesor di Universitas Teheran, mengatakan presiden AS menyadari Iran memiliki “ribuan rudal dengan jangkauan yang berbeda” dan bahwa sekutu regionalnya dapat membawa “banyak serangan ke pangkalan Amerika”.

“Trump sendiri maju mundur, dan tampaknya ragu untuk masuk secara langsung,” katanya kepada Al Jazeera.

“Bahkan saat ini, delapan dari 10 orang di Amerika Serikat sedang memikirkan solusi diplomatik dan tidak setuju dengan Amerika Serikat yang terlibat langsung dalam perang,” kata Kharazmi.

“Saya pikir jika Barat, Tiongkok, Rusia, dan negara-negara Arab, bersama dengan negara-negara lain, menjadi jauh lebih bertanggung jawab dan akuntabel terhadap situasi tersebut, mereka benar-benar dapat menemukan solusi diplomatik.”

Baca Juga: Konflik Iran - Israel, Akankah Berakhir dengan Perang Nuklir?

Kemudian, apakah ekonomi Israel mampu bertahan menghadapi perang lagi?

Al Jazeera telah bertanya kepada Ahmed Helal, direktur Global Counsel MENA, tentang apakah Israel mampu melakukan tindakan militer seperti yang dilakukan saat ini.

“Jawaban singkatnya adalah ya. Mereka memang memiliki cadangan keuangan dan penyangga keuangan.

“Apakah Israel sedang mengalami pendarahan? Tentu saja. Negara itu telah mengumpulkan banyak utang. Ekonominya sedang bersiap menghadapi perang. Pengeluaran pertahanannya telah meningkat dari 4 persen sebelum 7 Oktober menjadi sekitar 8 persen sekarang.

“Tingkat utangnya, rasio utang terhadap PDB, telah meningkat sekitar 8 persen dari sekitar 60 persen menjadi 68 persen. Dan para prajurit cadangan telah direkrut. Jadi, tenaga kerja, tenaga kerja teknologi yang berkontribusi terhadap pajak dan pertumbuhan serta inovasi dalam ekonomi, telah dibawa ke garis depan.

“Jadi, negara itu telah terpukul, tetapi ekonominya tidak sedang dalam krisis. Negara itu dapat bertahan. Negara ini terisolasi karena merupakan ekonomi yang beragam, dinamis, dan digerakkan oleh teknologi.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved