8 Kota di Iran yang Diserang Israel secara Brutal

Jum'at, 20 Juni 2025 - 16:36 WIB
loading...
A A A
Natanz telah lama menjadi pusat perhatian dalam perdebatan global soal proliferasi nuklir, dan menjadi target serangan fisik maupun siber, termasuk serangan terkenal Stuxnet pada dekade sebelumnya.

Pada 2025, Israel kembali menyerang fasilitas ini dengan rudal dan drone berpresisi tinggi. Citra satelit menunjukkan kerusakan pada sejumlah unit sentrifuga, serta kemungkinan korban dari kalangan teknisi dan militer yang bekerja di sana.

Meskipun Iran mencoba menyembunyikan dampak serangan, data independen memperkirakan kerugian besar yang bisa memperlambat program pengayaan nuklir Iran selama beberapa bulan ke depan.

Dampak keseluruhan dari serangan-serangan ini sangat luas. Jumlah korban jiwa tercatat lebih dari 657 orang, dengan lebih dari dua ribu lainnya luka-luka, baik dari kalangan militer maupun sipil.

Infrastruktur vital seperti jaringan listrik, sistem komunikasi, rumah sakit, dan transportasi terganggu berat.

Warga sipil di kota-kota besar seperti Tehran, Isfahan, dan Arak mengalami pemadaman listrik dan kesulitan logistik dalam memperoleh makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Dalam beberapa kasus, warga mengungsi massal ke wilayah pedesaan atau daerah pegunungan untuk menghindari potensi serangan lanjutan.

Secara internasional, serangan terhadap fasilitas nuklir seperti di Arak dan Natanz menimbulkan kekhawatiran besar.

Negara-negara seperti Rusia, China, dan negara-negara Eropa menyuarakan protes dan memperingatkan risiko ekologi dan keamanan jika fasilitas tersebut mengalami kerusakan lebih lanjut.

Serangan Israel dianggap terlalu berani karena melibatkan instalasi nuklir aktif yang dapat memicu insiden seperti kebocoran atau ledakan reaktor.

Dunia memperingatkan serangan semacam ini bisa menjadi pemicu bencana ekologi yang efeknya menyeberang batas negara.

Sebagai balasan, Iran juga melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel, yang menargetkan kawasan sipil dan militer. Satu rumah sakit dan sejumlah bangunan tempat tinggal di wilayah utara Israel dilaporkan terkena dampak, menyebabkan puluhan korban tewas dan luka-luka.

Balas-membalas ini menjadikan situasi kian tidak terkendali. Di sisi lain, negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat, mulai memobilisasi kekuatan di kawasan untuk mengantisipasi kemungkinan perang terbuka yang meluas ke negara tetangga seperti Lebanon, Suriah, atau bahkan Irak.

Situasi di dalam negeri Iran juga semakin memburuk. Pemerintah memerintahkan penutupan sekolah dan kantor di beberapa provinsi, serta membatasi akses internet untuk mencegah penyebaran informasi dan potensi kerusuhan.

Warga di kota-kota seperti Teheran, Rasht, dan Isfahan dilaporkan mulai melakukan evakuasi mandiri, meskipun minimnya infrastruktur dan logistik membuat banyak orang tetap terjebak di zona konflik.

Kedutaan besar negara-negara seperti Australia, Republik Ceko, dan Slovakia telah mengevakuasi staf diplomatik mereka dari Tehran dan menutup operasional sementara, memperlihatkan betapa genting dan tidak amannya situasi saat ini.

Baca juga: Trump Setuju AS Serang Iran secara Langsung, tapi Kapan?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Berita Terkini
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved